Dirut Pertamina: Tak Ada Korban Jiwa Pasca-Kebakaran Kilang Balongan

ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/wsj.
Asap pekat membubung dari salah satu cerobong di Kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Kamis (10/12/2020).
29/3/2021, 14.02 WIB

PT Pertamina (Persero) memastikan tidak ada korban jiwa atas insiden kebakaran yang terjadi pada tangki T-301G di Kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat. Namun, ada lima orang mengalami luka bakar dan sedang dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Pertamina.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan lima orang korban tersebut masih menjalani perawatan intensif. “Tidak ada korban jiwa pada insiden ini," ujar Nicke dalam konferensi pers secara virtual, Senin (3/29).

Ia mengimbau masyarakat yang berada di lokasi untuk tetap tenang dan menjauh dari lokasi kebakaran. Dia juga meminta maaf karena dengan terpaksa melakukan pemblokiran akses jalan untuk keselamatan warga setempat.

Di samping itu, proses investigasi penyebab kebakaran kilang yang terjadi di tangki bahan bakar (BBM) juga masih terus dilakukan. Selain melibatkan aparat keamanan setempat, perusahaan juga menerjunkan tim untuk pemulihan dampak kebakaran dan membantu aparat penegak hukum untuk melakukan investigasi.

Pertamina memastikan keamanan warga di sekitar lokasi kejadian dengan melakukan evakuasi ke tempat aman. Terdapat sekitar 200an warga yang diungsikan ke Pendopo Kabupaten Indramayu. Sekitar 400 orang di Islamic Center Indramayu dan sekitar 350 warga di GOR Perumahan Bumi Patra. 

Perusahaan juga tengah mengupayakan berbagai bentuk bantuan untuk memenuhi kebutuhan warga di pengungsian. Warga yang diungsikan berasal dari desa Balongan yang merupakan desa yang berlokasi paling dekat dengan tempat kejadian. 

Di tempat pengungsian, Pertamina juga menyiapkan kelengkapan pencegahan Covid-19 berupa masker dan hand sanitizer, serta memastikan warga tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan virus corona.

Seperti diketahui, data sebelumnya menyebutkan jumlah korban yang mengalami luka ringan ada 15 orang. Sebanyak lima orang mengalami luka berat. Ada tiga orang yang belum ditemukan. Dugaan sementara, ketiganya terpental ke sawah ketika kebakaran terjadi. Lalu, tiga unit tangki produk Premium terbakar. 

Reporter: Verda Nano Setiawan