Pasokan LNG Dunia Melimpah, Krisis Energi Diramal Berakhir pada 2025

Arief Kamaludin|KATADATA
Ilustrasi kapal tanker LNG.
Penulis: Happy Fajrian
5/3/2024, 13.47 WIB

Bank investasi asal Jepang, Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG), memperkirakan krisis energi dunia berakhir pada 2025 dengan melimpahnya pasokan gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG).

Menurut analisis MUFG, pasokan LNG melimpah didorong oleh lonjakan produksi dari Amerika Serikat (AS) dan Timur Tengah.

AS saat ini telah mengambil alih peran Rusia sebagai pemasok LNG terbesar ke Eropa pascainsiden pipa Nord Stream, sedangkan dari Timur Tengah, Qatar, berupaya untuk menaikkan pangsanya di pasar LNG dunia meski di tengah kondisi pasar yang mulai kelebihan pasokan.

“Kelebihan pasokan (oversupply) ini diharapkan dapat menghapuskan inflasi energi di negara Barat, meski situasinya masih dapat berubah menuju pengujung dekade ini,” tulis analisis MUFG seperti dikutip Oilprice.com pada Selasa (5/3).

Pasar LNG global sempat mengetat imbas perang Rusia-Ukraina pada awal 2022 karena Rusia menghentikan pasokan ke Eropa sebagai balasan atas sanksi dari negara Barat. Eropa kemudian berpaling ke AS untuk pasokan LNG.

Halaman:
Reporter: Mela Syaharani