Bahlil Siapkan Insentif Konversi Motor Listrik, Target 120 Juta Unit 3 Tahun

Fauza Syahputra|Katadata
Teknisi menyelesaikan proses konversi motor berbahan bakar minyak menjadi motor listrik di bengkel PT. Tomara Jaya Perkasa, Jakarta Timur, Selasa (13/8/2024). Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengadakan program konversi motor listrik gratis bagi warga Jabodetabek dengan biaya konversi sebesar Rp16 juta per unit dan kuota sebanyak 500 sepeda motor.
9/3/2026, 19.48 WIB

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah akan memberikan insentif dalam program konversi motor listrik. Konversi ini ditujukan bagi motor berbahan bakar bensin menjadi motor listrik berbasis baterai.

Bahlil menyebut program ini dilakukan untuk mengurangi polusi dan menambah penggunaan energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia.

“Sudah barang tentu negara akan hadir untuk membantu masyarakat yang konversi. Pasti akan ada semacam insentif (sweetener),” kata Bahlil  saat ditemui di Kementerian ESDM, Senin (9/3).

Dia enggan menyebutkan target motor yang akan dikonversi tahun ini. Menurutnya hal ini masih menunggu rapat satuan tugas (satgas) percepatan transisi energi. Satgas yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto ini diketuai oleh Bahlil.

“Satgas kan baru dibentuk, saya rapat dahulu baru nanti akan dilaporkan (kelanjutannya),” ujarnya.

Mengutip laman Kementerian ESDM, program ini akan dilakukan secara bertahap. Pemerintah akan mengonversi 120 juta sepeda motor dalam waktu 3 hingga 4 tahun mendatang.

"Bapak Presiden sangat berkeinginan untuk implementasinya dilakukan segera dan insyaallah kita akan melakukan dalam kurun waktu yang tidak lama,” kata Bahlil dalam siaran pers, dikutip Senin (9/3).

Tidak hanya konversi listrik, tugas satgas yang dipimpin Ketua Umum Partai Golkar ini juga untuk mempercepat implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang akan diperuntukkan bagi sekolah dan desa-desa.

Kementerian ESDM juga mendorong pemanfaatan PLTS untuk mempercepat elektrifikasi di pulau-pulau terpencil. Upaya ini bagian dari program strategis pemerintah untuk meningkatkan ketersediaan energi serta memperluas akses pelayanan energi hingga ke daerah-daerah yang sulit dijangkau.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Mela Syaharani