PT Pertamina Energy Terminal (PET) kembali mencatatkan kinerja positif dalam pengelolaan lingkungan dengan meraih PROPER Hijau melalui dua unit operasinya, yaitu Terminal LPG Tanjung Sekong dan Fuel Terminal Baubau.

Direktur Utama PT Pertamina Energy Terminal Bayu Prostiyono menyampaikan bahwa pencapaian ini menjadi refleksi dari komitmen perusahaan dalam menjalankan operasional yang tidak hanya andal dan efisien, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

“Pencapaian PROPER Hijau ini merupakan hasil dari kolaborasi seluruh Perwira PET dalam mengimplementasikan praktik operasional yang berkelanjutan, termasuk efisiensi energi, pengelolaan limbah, serta program pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi,” ujar Bayu dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (9/4).

Terminal LPG Tanjung Sekong dan Fuel Terminal Baubau secara konsisten menjalankan berbagai inisiatif lingkungan, termasuk penerapan teknologi ramah lingkungan, pengurangan emisi, serta pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Pencapaian ini sekaligus memperkuat komitmen PET dalam mendukung agenda transisi energi nasional serta mewujudkan pengelolaan terminal energi yang berstandar global dan berkelanjutan.

Ke depan, PET akan terus mendorong peningkatan kinerja lingkungan secara berkelanjutan, sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi perusahaan terminal energi terintegrasi kelas dunia.

Penghargaan PROPER Hijau yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen perusahaan dalam melaksanakan pengelolaan lingkungan yang melampaui kepatuhan (beyond compliance), sekaligus menunjukkan konsistensi PET dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam kegiatan operasional.

PT Pertamina Energy Terminal merupakan bagian dari Pertamina Group dan Anak Perusahaan dari PT Pertamina International Shipping, yang bergerak dalam pengelolaan terminal energi di Indonesia, dengan fokus pada keandalan operasional, efisiensi logistik, serta penerapan prinsip keselamatan dan keberlanjutan.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.