Rencana Beli Minyak Rusia, RI Kaji Dampaknya ke Negosiasi Tarif dengan AS

ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nz
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan keterangan pers di sela Pertemuan Komite Negosiasi ASEAN DEFA ke-14 di Jakarta, Selasa (7/10/2025). Pertemuan Komite Negosiasi ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA) ke-14 yang berlangsung hingga 10 Oktober 2025 tersebut digelar untuk menciptakan kerangka regulasi dengan menyelaraskan kebijakan terkait pertumbuhan ekonomi digital di kawasan ASEAN.
13/4/2026, 18.06 WIB

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara terkait kemungkinan Indonesia membeli minyak mentah dari Rusia sebagai opsi lain dampak perang Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan Iran. 

Airlangga menyatakan untuk saat ini masih menunggu perkembangan selanjutnya, termasuk mengenai kemungkinan dampaknya terhadap negosiasi tarif dagang dengan AS. 

“Nanti kita tunggu perkembangan selanjutnya,” kata Airlangga di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (13/4). 

Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto tengah melakukan perjalanan luar negeri ke Rusia. Prabowo diagendakan akan bertemu dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. 

Menteri Luar Negeri Sugiono menyebut dalam kunjungan ini akan membahas potensi Indonesia membeli minyak dari Rusia sebagai opsi alternatif di tengah ketatnya pasokan global imbas perang.

"Beliau akan bertemu dengan Presiden Putin,  membahas geopolitik global dan, tentu saja, situasi energi," kata Sugiono dikutip dari Channel News Asia, Minggu (12/4).

Sebelumnya pemerintah Rusia atau Kremlin mengatakan bahwa komunikasi antar dua pemimpin negara ini sedang dipersiapkan.

Prabowo juga telah menjelaskan alasan di balik intensitas kunjungan luar negeri yang ia lakukan belakangan ini. Prabowo mengatakan agenda perjalanan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengamankan pasokan energi nasional, khususnya minyak.

"Dibilang Prabowo senang jalan-jalan ke luar negeri. Saudara-saudara, untuk amankan minyak, ya gue harus ke mana-mana," kata Prabowo saat menyampaikan taklimat dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka Jakarta pada Rabu (8/4).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebelumnya mengatakan belum mengetahui terkait rencana kunjungan Presiden Prabowo ke negara pimpinan Putin tersebut.

“(Siapa) yang bilang berangkat ke Rusia? (Tunggu) pemerintah RI ya,” kata Bahlil saat ditemui di Kementerian ESDM, Jumat (10/4).

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Ade Rosman