Cerita Bahlil Rebut Investasi Senilai Rp 1,9 Triliun dari Vietnam

Humas BKPM
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia memberikan sambutan pada ground breaking pabrik Wavin B.V di Kawasan Industri Batang di Jawa Tengah, Senin (3/10/2022).
4/10/2022, 09.19 WIB

Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia, meceritakan tentang upayanya merayu produsen pipa plastik asal Belanda, Wavin B.V, untuk berinvestasi di Indonesia sebesar US$100 juta-US125 juta atau sekitar Rp 1,5-Rp 1,9 triliun. Padahal, Wavin sebelumnya akan berinvestasi di negara lain, salah satunya Vietnam.

Bahlil mengatakan, dirinya diinstruksikan oleh Presiden Joko Widodo untuk mencari investasi pada awal pandemi berlangsung. Pada September 2020, dia akhirnya pergi ke Belanda dan melakukan pendekatan dengan Wavin.

"Alhamdulillah dari September kita rayu. Mereka tadinya mau investasi ke negara lain, salah satunya Vietnam," kata Bahlil saat ground breaking pabrik Wavin B.V. di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah, Senin (3/10).

Dia mengatakan, sebanyak 80 persen produk pipa yang digunakan di Indonesia masih berasal dari impor. Oleh sebab itu, pembangunan pabrik Wavin B.V. ini dapat mensubtitusi kebutuhan impor pipa Indonesia.

Indonesia jadi negara pertama di ASEAN

Indonesia menjadi negara pertama lokasi investasi Wavin B.V di Asia Tenggara. Pabrik Wavin di KIT Batang ini akan dibangun di atas lahan seluas 20 hektar dan membuka lapangan pekerjaan bagi 500 Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Halaman: