Dirut Garuda Indonesia ke AS, Lanjutkan Negosiasi Pembelian 50 Pesawat Boeing
Direktur Utama Garuda Indonesia (GA) Wamildan Tsani saat ini sedang berada di Amerika Serikat (AS) untuk membahas rencana pengadaan pesawat Boeing. Hal ini disampaikan Direktur Niaga Garuda Indonesia Reza Aulia Hakim karena Wamildan berhalangan hadir dalam rapat dengar pendapat Komisi VI DPR RI, Senin (22/9).
“Bapak Direktur Utama hari ini mendampingi Bapak Presiden RI dalam lawatannya ke AS untuk melakukan diskusi lanjutan terkait rencana pengadaan armada dari Boeing,” kata Reza.
Pemerintah telah berencana membeli 50 pesawat Boeing dari AS untuk mengembangkan bisnis Garuda Indonesia. Langkah ini juga menjadi bagian dari kesepakatan dagang dengan pemerintah AS untuk menurunkan tarif impor resiprokal dari 32% menjadi 19%.
Reza menjelaskan, kerja sama pengadaan pesawat dengan Boeing merupakan strategi jangka panjang perusahaan. Tujuannya agar Garuda Indonesia mendapatkan kepastian jumlah pesawat dan harga yang lebih kompetitif.
Menurut dia, pertemuan GA bersama pemangku kepentingan lain bertujuan memastikan pembelian pesawat tersebut membawa keuntungan optimal, baik secara strategis, operasional, maupun finansial.
Bagian Restrukturisasi
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara Indonesia menegaskan bahwa pembelian pesawat Boeing menjadi bagian dari restrukturisasi Garuda Indonesia.
“Restrukturisasi Garuda Indonesia sudah menjadi prioritas,” kata Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (23/7).
Ia menjelaskan akan ada sejumlah aksi korporasi, baik secara tunai maupun non-tunai, untuk memperkuat maskapai penerbangan pelat merah tersebut. “Ini termasuk ekspansi, penambahan pesawat kami,” ujarnya.
Dony menambahkan, penambahan jumlah pesawat juga bertujuan meningkatkan kualitas layanan. Ia mengakui jumlah pesawat saat ini masih terbatas dan kualitas layanan yang dirasakan penumpang bisa menurun.
"Kami berharap penambahan pesawat mampu mendongkrak standar layanan sekaligus memperkuat posisi Garuda Indonesia menjadi perusahaan yang sehat,” katanya.