IKN Siap Sambut Kepindahan 4.100 ASN, Jadi Ibu Kota Politik pada 2028
Ibu Kota Nusantara (IKN) siap menyambut kepindahan sekitar 4.100 orang aparatur sipil negara (ASN) secara bertahap. Jumlah ASN yang pindah ke IKN diperkirakan mencapai 4.100 orang hingga 2029.
"IKN siap menyambut 4.100 orang ASN bertugas di IKN," ujar Kepala IKN Basuki Hadimuljono ketika ditanya mengenai perkembangan IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara, Senin (29/9).
Berdasarkan Pepres Nomor 79 Tahun 2025, IKN ditargetkan sebagai Ibu Kota Politik pada 2028. Hal itu ditetapkan dengan dukungan pemindahan ASN serta penyediaan infrastruktur yang memadai. IKN selanjutnya akan ditetapkan sebagai calon ibu kota Indonesia di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur,
Basuki mengatakan regulasi tersebut memberikan kepastian bagi masyarakat, pelaku usaha maupun investor untuk tidak meragukan keberlanjutan pembangunan IKN.
"Pepres mengatur arah pembangunan nasional, termasuk percepatan pembangunan IKN," ujarnya.
Berdasarkan catatan tahap satu pembangunan IKN 2022-2024 mencakup Istana Garuda, kantor pemerintahan, hunian aparatur sipil negara (ASN) dan menteri, rumah sakit, hotel, hingga Bandara Nusantara.
Pembangunan tahap satu IKN juga memperkenalkan standar bangunan gedung hijau (BGH) dan bangunan gedung cerdas (BGC), jelas dia ditunjang dengan pusat kendali terintegrasi (command center).
Pusat kendali terintegrasi IKN berbasis kamera pemantau keamanan/televisi sirkuit tertutup (closed circuit television/CCTV), pesawat tanpa awak (drone) dan konsep jaringan perangkat fisik yang terhubung melalui internet (internet of things/IoT) untuk memantau progres pembangunan sesuai kondisi saat ini (real-time).
Tahap dua pembangunan IKN 2025-2028, fokus diarahkan pada pemindahan ASN, pembangunan gedung legislatif dan yudikatif, kata dia, serta infrastruktur konektivitas, ruang terbuka hijau, penataan kawasan Sepaku, serta investasi pendidikan.
Sampai dengan September 2025, untuk mendukung proses pemindahan ASN, lanjut dia, telah tersedia 44 menara (tower) hunian siap huni, serta tiga menara dalam tahap penyelesaian dan empat tower baru lainnya masih dalam pembangunan.
Pembangunan IKN bukan sekadar pemindahan ibu kota, melainkan juga transformasi menuju tata kelola pemerintahan modern, kolaboratif, dan berdaya saing global, demikian Basuki Hadimuljono.