Amman, Garuda, dan MRT Jakarta Pimpin Pertumbuhan Investasi Domestik
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Rosan P Roeslani memaparkan penanaman modal dalam negeri tumbuh lebih dari 40% pada kuartal ketiga tahun ini dari realisasi Juli-September 2024 menjadi Rp 279,4 triliun. Ada tiga perusahaan yang mendorong realisasi investasi PMDN dalam periode tersebut, yakni PT Amman Mineral Internasional Tbk, PT Garuda Indonesia Tbk, dan PT MRT Jakarta.
Amman memiliki kontribusi terbesar dalam pertumbuhan PMDN pada Juli-September 2025 melalui penambahan fasilitas pemurnian alias smelter. "Proyek yang dilakukan AMMN terkait hilirisasi di bidang tembaga, bauksit, dan nikel," kata Rosan di kantornya, Jakarta, Jumat (17/10).
Bentuk investasi yang dilakukan Garuda Indonesia adalah pembelian 50 pesawat Boeing dari Amerika Serikat. Untuk diketahui, emiten maskapai penerbangan berkode GIAA ini menerima suntikan dana dari Danantara senilai US$ 400 juta atau sekitar Rp 6,63 triliun belum lama ini.
Terakhir, MRT Jakarta berinvestasi dengan pembelian gerbong kereta baru. Aksi korporasi tersebut dibutuhkan untuk mengimbangi perpanjangan rute ke arah Stasiun Commuter Kota yang beroperasi pada 2027.
Berdasarkan paparan MRT Jakarta, perkembangan pemasangan rel kereta dari Stasiun MRT Bundaran HI sampai Stasiun MRT Kota telah mencapai 26,12%. Perusahaan masih mengevaluasi dan bernegosiasi terkait kontrak pembelian gerbong kereta baru.
Rosan optimistis dapat meraih target realisasi investasi tahun ini yang tumbuh 15,49% secara tahunan menjadi Rp 1.905,6 triliun. Target ini, menurut dia, harus tercapai agar dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun ini.