Taiwan Tahan 1 Ton Basreng Asal Indonesia Imbas Pengawet Buatan

Instagram.com/infotegal
Ilustrasi bakso goreng atau basreng.
Penulis: Mela Syaharani
Editor: Sorta Tobing
30/10/2025, 14.03 WIB

Direktorat Jenderal Pengawas Obat dan Makanan Taiwan menahan 1 ton produk bakso goreng asal Indonesia ke negaranya pada Selasa (28/10). Penahanan ini dilakukan karena TFDA menemukan kandungan pengawet buatan, asam benzoat, sebesar 0,05 gram dari satu kilogram basreng.

“Sesuai standar spesifikasi, cakupan, penerapan dan batasan bahan tambahan pangan Taiwan, produk semacam ini tidak diizinkan mengandung zat aditif tersebut,” kata TFDA dikutip dari Focus Taiwan, Kamis (30/10).

Basreng tersebut merupakan produksi Isya Food yang mengimpornya ke Taiwan Sheba Enterprise Co. Menurut regulasi yang berlaku disana, produk bermuatan 1.072 kilogram ini harus dikembalikan atau dimusnahkan di perbatasan.

Bakso goreng ini juga termasuk di antara 11 produk makanan impor yang gagal masuk ke Taiwan dalam pemeriksaan perbatasan mereka. Produk lain yang ditahan yakni melon dari Jepang, daun lobak dan kepiting bulu asal Cina, serta selada Malaysia.

TFDA sebelumnya juga menahan nasreng yang dikirim oleh Isya Food pada 21 Oktober 2025. Lantaran produk seberat 1.008 kilogram ini mengandung pengawet asam benzoat 0,93 gram per kilogram basreng.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Mela Syaharani