Pedagang Daging Batal Mogok Tiga Hari Usai Kesepakatan dengan Pemerintah
Para pedagang daging sapi batal mogok dagang selama tiga hari. Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) mendapat kesepakatan dengan pemerintah.
“Alhamdulillah tadi sore kami sudah melakukan pertemuan. Semua pihak hadir dan kami sudah menemukan kesepakatan,” kata Yayan
Sekretaris Jenderal Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI), Yayan Suryana, dalam keterangannya, Kamis (22/1).
APDI menggelar pertemuan dengan perwakilan pemerintah dan pelaku usaha terkait. Pertemuan tersebut dihadiri Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional (Bapanas), perwakilan pedagang, feedlotter, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Dalam pertemuan antara APDI dan pemerintah dan pihak terkait disepakati harga sapi bakalan di tingkat timbang hidup dan timbang faktur berada di kisaran Rp55.000 per kilogram hingga Lebaran.
Selain itu, pemerintah berjanji tidak ada pembatasan perdagangan kuota sapi hidup yang dapat mengganggu pasokan. “Insyaallah sapi tidak akan ada kuota. Kalau sampai itu terjadi, silakan laporkan kepada saya dan akan langsung kami laporkan ke pemerintah,” ujarnya.
Selain itu, APDI berharap impor daging beku dari India dapat kembali dibuka untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga di pasar. Menurutnya, langkah tersebut akan membantu pedagang dan konsumen menjelang Ramadan dan Idul Fitri.
Sebelumnya, kuota impor daging sapi untuk pengusaha swasta tahun 2026, dipangkas menjadi 30 ribu ton, dari sebelumnya 180 ribu ton atau hanya setara 16 persen dari total kuota impor daging tahun ini yang mencapai 297 ribu ton.
Dengan adanya kesepakatan tersebut, APDI memastikan seluruh pedagang daging sapi di bawah naungannya akan kembali menjalankan aktivitas perdagangan.
“Saya nyatakan pada hari ini seluruh pedagang daging di bawah naungan APDI siap untuk kembali beraktivitas berjualan,” ujarnya.
Ia menambahkan, rumah potong hewan (RPH) di masing-masing daerah juga siap kembali melakukan pemotongan sapi untuk memenuhi kebutuhan pasar.
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman juga memastikan para pedagang daging sapi akan kembali berjualan usai aksi mogok yang terjadi hari ini, Rabu (22/1).
Kepastian tersebut disampaikan setelah pemerintah melakukan pertemuan dengan para pemangku kepentingan terkait. “Tadi malam sudah ketemu dan sudah sepakat. Jual lagi,” kata Amran, usai rapat rapat koordinasi lintas sektor, di kantornya, Kamis (22/1).
Amran menyebut kesepakatan telah dicapai dan seluruh pihak sepakat menjalankan aktivitas perdagangan sesuai regulasi yang berlaku. Ia memastikan aksi mogok pedagang daging sapi tidak berlanjut hingga akhir pekan.
Sejalan, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Kementerian Perdagangan atau Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan menjelaskan pedagang akan kembali berjualan jika tuntutan telah terpenuhi. Menurutnya, para pedagang ingin menjual daging sesuai harga acuan.
“Pedagang tidak ingin menjual daging-daging itu di atas harga acuan Rp140.000 per kg kan,” kata Iqbal di kesempatan yang sama.