AHY Sebut Prabowo Ingin Lakukan Gentengisasi Demi Tingkatkan Pariwisata

ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/nym.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut program gentengisasi yang didorong oleh Presiden Prabowo demi meningkatkan pariwisata Indonesia.
Penulis: Mela Syaharani
3/2/2026, 18.55 WIB

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan alasan Presiden Prabowo Subianto mendorong gerakan nasional untuk mengganti atap seng dengan genteng atau gentengisasi

Hal ini berkaitan dengan daya tarik pariwisata Indonesia yang memiliki keindahan alam luar biasa.

“Keindahan ini harus kita syukuri jangan sampai daerahnya kotor, tidak baik, tidak tertata rapi,” kata AHY dalam acara Indonesia Economic Summit (IES) 2026, Jakarta Selasa (3/2).

Menurutnya tampilan rapi di kawasan wisata dapat menarik wisatawan untuk berkunjung, baik wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Beliau melihat kondisi atap rumah seringkali dalam kondisi kurang baik. Harapannya dengan menggunakan produk lebih kuat seperti genteng ini rumah tidak panas dan lebih terlihat rapi,” katanya.

Dia mengatakan gentengisasi ini juga dilakukan bersamaan dengan gerakan Indonesia aman, sehat, resik, dan indah (ASRI).

Dia menyebut gerakan ini berlandaskan impian atau dambaan Prabowo untuk membuat hidup masyarakat lebih berkualitas. Gentengisasi juga dilakukan agar masyarakat bisa nyaman tinggal di lingkungannya.

“Saya rasa kami akan inkorporasi apa yang menjadi keinginan beliau termasuk pembangunan perumahan dan gentengisasi,” ujarnya.

Selain gentengisasi, pemerintah juga memiliki target untuk mengentaskan 9,9 juta kepala keluarga yang belum punya rumah atau housing backlog, serta mengatasi 26,9 juta kepala keluarga yang tinggal di rumah yang tidak layak huni.

AHY menyatakan pihaknya akan terus mendorong kementerian terkait seperti Kementerian Rumah dan Kawasan Permukiman, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Agraria agar program pembangunan rumah ini bisa segera terlaksana.

“Pak Presiden memang menekankan masyarakat harus hidup lebih layak,” ucapnya.

Potensi Realokasi Anggaran

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya mengungkapkan kemungkinan anggaran untuk program ‘gentengisasi’ diambil dari efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

“Ada kemungkinan dari situ (MBG), ada kemungkinan dari tempat lain,” kata Purbaya usai menghadiri acara Indonesia Economic Summit (IES) 2026, di Jakarta, Selasa (3/2).

Purbaya mengatakan anggaran yang diperlukan untuk gentengisasi ini tak terlalu besar jumlahnya. 

“Cukuplah enggak banyak-banyak banget kalau enggak salah anggarannya. Gentengisasi kan untuk ganti genteng seng dengan genteng,” kata Purbaya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Mela Syaharani