RI Gandeng Arm Limited Jajaki Proyek Semikonduktor, Nilai Investasi US$ 200 Juta
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, saat ini pemerintah tengah membahas proyek spesial dengan perusahaan semikonduktor asal Inggris, Arm Limited. Kerja sama itu akan melibatkan investasi US$ 200 juta (Rp 3,38 triliun, kurs Rp 16.890/US$) untuk pembangunan industri semikonduktor di Indonesia.
Airlangga mengatakan, saat ini pembahasannya berada di tahap negosiasi. “Kita masih dalam negosiasi. Karena dalam negosiasi kita belum bisa disclose,” kata Airlangga, di Jakarta, Kamis (5/3).
Pemerintah sebelumnya telah menjalin kerja sama dengan Arm Limited berkaitan dengan pelatihan terhadap sekitar 15 ribu insinyur Indonesia. Airlangga mengatakan, rencana kerjasama selanjutnya di luar dari pelatihan 15 ribu insinyur tersebut.
“Di luar 15.000 (pelatihan 15 ribu insinyur). Tetapi ini adalah (pembahasan) fase berikutnya,” kata dia.
Airlangga menyebut proyek ini memiliki nilai investasi sekitar US$ 200 juta atau Rp 3,38 triliun.
Sebelumnya, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menandatangani kesepakatan dengan Arm Limited di London, Inggris, pada Senin (23/2), waktu setempat. Kesepakatan tersebut turut disaksikan oleh Presiden Prabowo Subianto di sela-sela kunjungannya ke Inggris.
Kemitraan antara Danantara dan Arm Limited ini diharapkan dapat mendukung prospek kemajuan teknologi dan transformasi ekonomi Indonesia. CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan kemitraan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak luas bagi pengembangan industri nasional sekaligus memperkuat kedaulatan teknologi Indonesia.
Program kerja sama itu akan dijalankan melalui pengiriman tenaga ahli Indonesia ke luar negeri. Kerja sama juga membuka ruang menghadirkan pelatih dari Arm ke Tanah Air dengan menggunakan modul pelatihan khusus.
Rosan mengatakan, program pengembangan cip tersebut akan difokuskan pada enam sektor industri prioritas. Melalui kerja sama ini, pemerintah menargetkan pelatihan terhadap sekitar 15 ribu insinyur Indonesia.