Menteri PU Buka Suara soal Kejati Jakarta Geledah Dua Ruangan Dirjen

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/bar
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo buka suara soal dua direktorat jenderal (Ditjen) Kementerian PU yang digeledah Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
Penulis: Kamila Meilina
10/4/2026, 16.00 WIB

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo buka suara soal dua direktorat jenderal (Ditjen) Kementerian PU  yang digeledah Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Dua kantor yang digeledah adalah Kantor Dirjen Cipta Karya dan Dirjen Sumber Daya Air (SDA). 

Ia menyatakan pihaknya menaati penuh keputusan dalam pemeriksaan ini dan telah memberikan izin bagi para penyidik untuk memasuki ruangan di lingkungan Kementerian PU.  

Meski demikian, Dody belum memerinci lebih lanjut permasalahan yang melandasi pemeriksaan itu. “Saya sudah lapor ke Bapak Presiden untuk penugasan (pemeriksaan ini), saya izinkan penyelidik untuk masuk ke ruangan supaya tidak ada kesan tebang pilih,” kata dia dalam konferensi pers di kantornya, Jumat (10/4). 

Doddy mengonfirmasi pemeriksaan utama dilakukan di gedung utama Dirjen Sumber Daya Alam (SDA) dan Dirjen Cipta Karya, serta ruangan pribadinya turut masuk dalam pemeriksaan. 

“Yang saya tahu ada beberapa dokumen di tempat saya, tapi tidak diambil. Saya lupa bentuknya karena banyak sekali dokumen. Pokoknya yang terkait saya tidak diambil,” kata dia. 

Kejaksaan Sita Dokumen hingga PC

Ia memaparkan rincian barang yang diamankan dalam penggeledahan di lingkungan kementeriannya. Berdasarkan tanda terima, terdapat 16 item yang diserahkan. Mayoritas barang yang diambil berupa buku catatan, tanpa banyak dokumen lain yang signifikan.

Selain itu, terdapat satu unit komputer (PC) yang turut diamankan. Namun, Dody mengaku tidak mengetahui secara pasti asal ruangan maupun kepemilikan perangkat tersebut. Berdasarkan laporan yang ia baca dari tim Biro Umum, PC tersebut diduga diambil dari lantai tiga gedung kementerian.

Ia juga menyebut adanya sejumlah dokumen cetak (print out) yang diamankan, dengan sebagian besar berasal dari Direktorat Jenderal Cipta Karya. 

Sebelumnya, Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta melakukan penggeledahan di beberapa ruangan Gedung Direktorat Sumber Daya Air (SDA) dan Direktorat Cipta Karya pada Kamis (9/4). 

“Penggeledahan terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pada beberapa itemkegiatan Tahun Anggaran 2023-2024," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta, Dapot Dariarma dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (9/4). 

Penyidikan terkait dugaan penyelewengan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dalam pembangunan pendopo di area kementerian tersebut.

Penggeledahan dilakukan sebagai bagian dari penyidikan guna memperoleh serta mengamankan alat bukti yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi. "Dari kegiatan tersebut, penyidik mengamankan beberapa barang yang diduga relevan dengan proses penyidikan, antara lain berupa dokumen- dokumen dan perangkat elektronik," kata dia.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Kamila Meilina