Mixue Tutup 428 Gerai Global, Termasuk di Indonesia dan Vietnam
Mixue menutup sebanyak 428 gerai secara global, dengan jumlah terbesar berada di pasar Indonesia dan Vietnam. Langkah ini dilakukan sebagai strategi perusahaan untuk mengoptimalkan operasional gerai yang sudah ada.
Dalam laporan keuangan terbarunya, dikutip dari VN Express (21/4), perusahaan minuman asal Cina itu menyatakan akan fokus mengoptimalkan gerai yang ada untuk mendukung operasional jangka panjang yang berkelanjutan dan stabil. Namun, Mixue tidak menyebut jumlah pasti gerai yang ditutup.
Indonesia dan Vietnam diketahui merupakan dua pasar terbesar Mixue di luar negeri. Di Vietnam, perusahaan ini tercatat memiliki 1.304 gerai per September 2024, berdasarkan catatan yang diajukan untuk rencana initial public offering (IPO) di Hong Kong pada awal 2025.
Seiring penutupan gerai, Mixue juga melakukan perubahan strategi dengan beralih dari format toko kecil tradisional ke gerai berukuran lebih besar. Gerai baru dirancang dengan area servis yang lebih luas, tampilan menghadap jalan, serta lokasi yang lebih strategis.
Namun, perusahaan tetap melanjutkan ekspansi ke sejumlah negara. Mixue memperluas pasar ke Amerika Serikat dan Kazakstan, serta membuka gerai perdana di Malaysia dan Thailand melalui merek berbeda, yakni Lucky Cup.
Secara global, Mixue memiliki 59.823 gerai hingga akhir tahun lalu, dengan mayoritas sebanyak 55.356 gerai berada di Cina.
Perusahaan mengklaim mampu mempertahankan harga produk tetap terjangkau dengan mengendalikan rantai pasok secara menyeluruh, mulai dari produksi bahan baku, logistik, hingga riset dan pengendalian kualitas. Produk utama Mixue meliputi es krim, teh susu, teh buah, dan minuman lemon dengan harga yang relatif murah di berbagai pasar.
Laporan platform manajemen toko iPOS pada 2024 menyebut Mixue menjadi salah satu pemain utama yang membentuk ulang pasar minuman teh susu di Vietnam. Mereka mengandalkan segmen minuman terjangkau melalui strategi ekspansi waralaba yang agresif.
Meski menutup ratusan gerai, kinerja keuangan Mixue tetap menunjukkan pertumbuhan. Pendapatan perusahaan meningkat 35% menjadi 33,56 miliar yuan pada tahun lalu, sementara laba bersih naik 33% menjadi 5,93 miliar yuan.