Transjakarta Buka Rute Khusus Senayan-Ancol Tarif Rp 3.500, Gratis Masuk Ancol

ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/bar
Penumpang antre untuk memasuki bus Transjakarta di Halte Bundaran HI, Jakarta, Jumat (2/1/2026). Pemprov DKI Jakarta menyediakan anggaran Rp4,817 triliun untuk subsidi transportasi umum tahun 2026 dari total APBD yang mencapai Rp81,32 triliun.
9/8/2026, 16.00 WIB

Transjakarta membuka layanan rute khusus yang menghubungkan kawasan Bundaran Senayan dengan Ancol, Jakarta Utara. Layanan rute tersebut beroperasi setiap pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) pada Minggu dengan tarif Rp3.500. 

Namun, masyarakat mendapatkan tarif khusus sebesar Rp1 pada peluncuran perdana pada Minggu (9/8) di Bundaran HI, Jakarta Pusat, 

"TransJakarta dari Bundaran Senayan sampai dengan Ancol untuk hari ini Rp1, tapi begitu nanti sudah berjalan, maka akan menggunakan tarif biasa, yaitu Rp3.500," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat peluncuran Transjakarta rute Senayan-Ancol di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (9/8).

Layanan tersebut dibuka untuk memberikan alternatif transportasi publik bagi masyarakat yang beraktivitas saat CFD. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan layanan Transjakarta rute khusus HBKB Ancol itu merupakan layanan satelit yang hanya beroperasi setiap Minggu saat pelaksanaan HBKB.

Waktu Operasi dan Titik Pemberhentian

Layanan tersebut beroperasi mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB dengan menghubungkan Bundaran Senayan dan Bundaran Symphony of the Sea di kawasan Ancol.

Rute khusus itu memiliki panjang lintasan sekitar 34,9 kilometer dengan 18 titik pemberhentian serta waktu tempuh sekitar 142 menit untuk satu kali ritase. 

"Layanan ini menggunakan tujuh unit bus listrik tipe EV High-Deck dengan headway setiap 15 sampai dengan 20 menit," ujar Budi.

Dia menjelaskan dari Bundaran Senayan, bus tersebut melintasi sejumlah ruas jalan utama di Jakarta sebelum menuju kawasan Ancol.

Rute itu mencakup Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Ir. H Juanda, Jalan Gunung Sahari, Jalan RE Martadinata, hingga Jalan Ancol dan berakhir di Bundaran Symphony of the Sea.

Budi pun berharap kehadiran rute khusus tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat yang hendak menuju kawasan Ancol setelah maupun selama mengikuti kegiatan CFD. Masyarakat tidak perlu menggunakan kendaraan pribadi karena tersedia layanan langsung dari kawasan Bundaran Senayan.

Selain layanan transportasi khusus, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memberikan fasilitas berupa akses masuk gratis ke kawasan Ancol bagi penumpang yang menggunakan layanan Transjakarta tersebut.

Budi menuturkan penumpang Transjakarta yang tiba di Ancol tidak perlu membayar tiket masuk kawasan. Bus Transjakarta dapat langsung masuk ke kawasan Ancol sehingga penumpang dapat melanjutkan aktivitas di dalam kawasan wisata tersebut.

"Untuk di Ancol nanti itu gratis. Jadi, TransJakarta-nya langsung masuk ke Ancol dan tidak perlu lagi harus ditanya untuk tiketnya," ungkap Budi.

Setelah memasuki kawasan Ancol, kata dia, masyarakat juga dapat menggunakan kesempatan tersebut untuk berkeliling dan mengakses berbagai area di dalam kawasan tersebut. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.