Erupsi Anak Krakatau, KAI Tambah Kereta dari Surabaya dan Yogyakarta ke Jakarta
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menambah jumlah perjalanan dan kapasitas kereta api dari beberapa daerah, seperti Surabaya, Madiun, dan Yogyakarta menuju Jakarta di tengah penutupan beberapa bandara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.
Penambahan layanan dilakukan oleh KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya, Daop 7 Madiun, dan Daop 6 Yogyakarta untuk mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat. Langkah ini juga dilakukan setelah erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada aktivitas penerbangan.
KAI Daop 8 Surabaya menambah 1.032 kursi kereta api rute Surabaya-Jakarta pada Senin (7/9). Tambahan kapasitas ini berasal dari pengoperasian KA Tambahan Surabaya Pasarturi-Gambir dan penambahan rangkaian KA Anggrek.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan KA Tambahan Surabaya Pasarturi-Gambir diberangkatkan dari Stasiun Surabaya Pasarturi pukul 14.10 WIB. Kereta ini terdiri atas tiga kereta kelas eksekutif dan enam kereta kelas ekonomi new generation dengan kapasitas 582 tempat duduk.
Selain itu, KAI menambah satu kereta kelas eksekutif pada KA Anggrek yang berangkat pukul 21.15 WIB dari Stasiun Surabaya Pasarturi. Dengan penambahan tersebut, rangkaian KA Anggrek yang sebelumnya terdiri dari delapan kereta kelas eksekutif menjadi sembilan kereta.
Penambahan satu rangkaian tersebut membuat kapasitas KA Anggrek menjadi 450 tempat duduk. Dengan demikian, total tambahan kapasitas yang disediakan KAI Daop 8 Surabaya untuk perjalanan menuju Jakarta mencapai 1.032 kursi.
Peningkatan kebutuhan perjalanan juga terlihat dari jumlah pelanggan KAI Daop 8 Surabaya. Pada Minggu (6/9), jumlah pelanggan mencapai 40.723 orang, naik 8% dibandingkan 37.657 pelanggan pada pekan sebelumnya.
Hingga pukul 08.30 WIB pada Senin, tercatat 39.312 pelanggan menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya. Jumlah tersebut terdiri atas 17.029 pelanggan berangkat dan 22.283 pelanggan tiba.
Selain dari Surabaya, KAI menambah perjalanan yang melintasi wilayah Daop 7 Madiun dengan tujuan Jakarta. Kereta yang ditambahkan yakni KA Gajayana Tambahan dengan relasi Malang-Madiun-Gambir.
KA Gajayana Tambahan itu berangkat dari Stasiun Malang pukul 20.15 WIB. Kereta kemudian tiba di Stasiun Blitar pukul 21.49 WIB dan berangkat kembali pukul 21.51 WIB. Selanjutnya, kereta tiba di Stasiun Kediri pukul 22.47 WIB dan berangkat pukul 22.50 WIB.
Kereta tersebut tiba di Stasiun Madiun pukul 00.24 WIB dan berangkat kembali pukul 00.29 WIB menuju Gambir.
Sementara itu, KAI Daop 6 Yogyakarta kembali mengoperasikan KA Tambahan relasi Yogyakarta-Gambir pada Senin (7/9). Kereta ini diberangkatkan dari Stasiun Yogyakarta pukul 18.20 WIB.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan KA Tambahan Yogyakarta-Gambir tersebut menggunakan rangkaian tujuh kereta eksekutif Stainless Steel.
Penambahan perjalanan dari Yogyakarta diharapkan menjadi alternatif transportasi bagi masyarakat yang hendak bepergian menuju Jakarta dan sekitarnya maupun arah sebaliknya di tengah gangguan operasional penerbangan.
KAI Daop 1 Jakarta juga mencatat peningkatan jumlah penumpang yang tiba di sejumlah stasiun di wilayahnya pada Senin (7/9). Sebanyak 37.389 penumpang tercatat tiba, meningkat sekitar 18,4% dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai 31.565 orang.
Dari total tersebut, sebanyak 13.614 penumpang tiba di Stasiun Gambir dan 12.709 penumpang di Stasiun Pasar Senen. Sementara itu, 4.542 penumpang tiba di Stasiun Jatinegara, 4.006 penumpang di Stasiun Bekasi, 1.168 penumpang di Stasiun Cikarang, 706 penumpang di Stasiun Cikampek, dan sisanya di Stasiun Karawang.
Untuk masyarakat yang masih akan bepergian, KAI Daop 1 Jakarta menyediakan 73.772 tempat duduk untuk keberangkatan pada 7-9 September 2026.
Selama periode 6-9 September 2026, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 69 perjalanan kereta api jarak jauh reguler per hari, terdiri atas 35 perjalanan dari Stasiun Gambir dan 34 perjalanan dari Stasiun Pasar Senen.
Khusus pada 7 September, KAI juga mengoperasikan tiga KA tambahan dari Stasiun Gambir, yakni KA Tambahan Gambir-Yogyakarta, KA Tambahan Gambir-Semarang Tawang, dan KA Tambahan Gambir-Malang.
KAI Daop 1 Jakarta menyediakan 17.105 kursi pada 7 September, 27.562 kursi pada 8 September, dan 29.105 kursi pada 9 September.
Secara keseluruhan, kapasitas tempat duduk kereta api jarak jauh selama periode 6-9 September mencapai 157.160 kursi. Dari kapasitas tersebut, sebanyak 75.475 tiket telah terjual.
KAI mengimbau masyarakat yang masih merencanakan perjalanan untuk segera melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi yang tersedia. Pelanggan juga dapat memilih alternatif jadwal perjalanan maupun relasi lain yang masih tersedia.
Di tengah aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau, KAI juga mengimbau pelanggan untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, memantau informasi terbaru, serta mengikuti arahan petugas.
KAI Daop 6 Yogyakarta mengimbau penumpang untuk menggunakan masker dan kacamata pelindung saat beraktivitas di luar ruang sebagai langkah antisipasi dampak abu vulkanik. Penumpang yang mengalami keluhan seperti sesak napas atau iritasi diminta segera menghubungi petugas untuk mendapatkan bantuan.
KAI menyatakan terus memantau kondisi operasional perjalanan kereta api dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan perjalanan tetap berlangsung dengan mengutamakan keselamatan dan keamanan. Informasi perjalanan dapat diperoleh melalui kanal resmi KAI, termasuk aplikasi Access by KAI dan Contact Center KAI121.