Usai Bertemu Erdogan, Prabowo Optimistis Kunjungannya ke Turki Produktif

Katadata
Presiden Prabowo Subianto di Hotel Marriott Ankara, Turki, Jumat (11/4). Foto: Muhamad Fajar Riyandanu/Katadata
11/4/2025, 18.34 WIB

Presiden Prabowo Subianto telah merampungkan kegiatannya di Ankara, Turki. Presiden mengatakan agendanya di negara tersebut berjalan dengan positif.

Dalam sebuah sesi wawancara singkat dengan sejumlah reporter, termasuk wartawan Katadata.co.id, Prabowo mengatakan Indonesia memiliki hubungan khusus yang baik dengan Turki.

"Secara keseluruhan, saya merasa sangat produktif," kata Prabowo di Hotel Marriott Ankara, Jumat (11/4).

Siang ini, Prabowo bertolak menuju Antalya di bagian tenggara Turki. Rencananya, Presiden akan menghadiri forum internasional yakni Antalya Diplomay Forum.

Setelah itu, Prabowo akan menuju Kairo, Mesir pada hari yang sama. Pada Sabtu (12/4), Presiden akan bertolak menuju Doha, Qatar.

Prabowo sebelumnya melangsungkan pertemuan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istana Kepresidenan Ankara pada Kamis (10/9).

Dia juga memenuhi undangan untuk menyampaikan pidato diplomatik di hadapan para Dewan Pimpinan Rakyat (DPR) atau Türkiye Büyük Millet Meclisi (TBMM) di Ankara pada hari yang sama. Prabowo menyampaikan relasi diplomatik maupun hubungan personal dengan Erdogan makin erat setelah pertemuan tersebut.

Indonesia dan Turki juga sepakat memperluas akses pasar dan menghapus sejumlah hambatan perdagangan antara kedua negara. Kesepakatan ini tercapai dalam pertemuan antara Prabowo Subianto dan Erdogan yang juga berkomitmen meningkatkan kerja sama dan kemitraan bisnis strategis lainnya.

“Kita harus bersama-sama berkembang sebagai kekuatan ekonomi. Hanya dengan kekuatan ekonomi, suara kita bisa didengar di dunia ini,” kata Prabowo dalam konferensi pers hasil pertemuan bilateral di Istana Kepresidenan Turki, Ankara yang diliput langsung Katadata.co.id, pada Kamis (10/4).

Pada forum ini, Prabowo turut menyampaikan keinginan untuk menyelesaikan preferential trade agreement sebagai langkah awal menuju Turkiye-Indonesia Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).

“Kami sudah menginstruksikan menteri perdagangan masing-masing untuk menyelesaikan preferential trade agreement sebagai langkah awal menuju Turkiye-Indonesia CEPA,” ujar Prabowo.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu