Negara bagian Punjab di India, yang berbatasan langsung dengan Pakistan, memperketat langkah-langkah keamanan setelah terjadi ledakan mobil di New Delhi, sebagaimana dilaporkan harian The Hindu yang mengutip data kepolisian setempat. Kepala kepolisian dan para inspektur diminta tetap siaga tinggi. 

“Petugas kepolisian telah dikerahkan ke area rawan di sepanjang perbatasan, serta meningkatkan pemeriksaan terhadap kendaraan dan orang-orang yang mencurigakan,” demikian pernyataan kepolisian setempat yang dikutip surat kabar tersebut Kamis (13/11). 

Menurut The Hindu, kepolisian di negara bagian Haryana, yang bersebelahan dengan Punjab, juga berada dalam status siaga tinggi. Petugas memeriksa transportasi umum, area parkir, hotel, dan kendaraan di perbatasan negara bagian.

Seiring dengan ledakan yang terjadi Kedutaan Besar RI di India pun mengeluarkan travel note atas situasi yang berkembang di negara Asia Selatan itu. 

“Imbauan untuk warga negara Indonesia yang bertempat tinggal di dan berkunjung ke India, jaga keselamatan diri dan keluarga,” tulis KBRI dalam pengumuman resmi. Namun tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai perkembangan situasi yang terjadi dari KBRI.

Sebelumnya, NDTV melaporkan bahwa kepolisian India telah menahan pemilik mobil yang meledak pada Senin malam di New Delhi. Berdasarkan informasi terbaru, ledakan terjadi di dekat pintu masuk nomor 1 Stasiun Metro Red Fort (Lal Quila) di Delhi pada pukul 18.55 waktu setempat atau 13.25 GMT (20:25 WIB).

Akibat ledakan tersebut, beberapa mobil di sekitar lokasi terbakar dan mengalami kerusakan. Sekitar 15 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, sementara kepolisian menutup seluruh area dan membatasi arus lalu lintas di sekitarnya.

Data terbaru menyebutkan 11 orang mengalami luka-luka dan 13 orang tewas. Hingga kini, penyebab ledakan masih belum diketahui. Setelah insiden tersebut, otoritas New Delhi menetapkan status siaga tinggi di seluruh ibu kota.

Benteng Merah atau Red Fort terletak di kawasan Old Delhi dan merupakan salah satu destinasi wisata paling populer di kota tersebut. Saksi mata menuturkan bahwa ledakan tersebut memecahkan jendela di sejumlah rumah di dekat lokasi kejadian.

Lebih lanjut, Perdana Menteri Narendra Modi menyatakan bahwa ia telah berkoordinasi dengan menteri dalam negeri dan pejabat lain. Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada para korban.

"Kami berbelasungkawa kepada mereka yang kehilangan orang yang mereka cintai dalam ledakan di Delhi sore hari ini. Semoga korban luka bisa segera pulih. Mereka yang terdampak telah dibantu oleh pihak berwenang," kata Modi di media sosial X.

Ia juga memastikan bahwa pihaknya terus mengamati perkembangan situasi bersama Mendagri Amit Shah dan pejabat lainnya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.