Daftar Elite Iran Korban Serangan AS–Israel: Khamenei hingga Komandan IRGC

ANTARA FOTO/REUTERS/Official Khamenei Website/Handout /HP/dj
S. Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei memberikan ceramah virtual, pada peringatan hari lahir Nabi Muhammad, di Teheran, Iran, Selasa (3/11/2020).
2/3/2026, 15.43 WIB

Sejumlah pejabat tinggi Iran tewas imbas terkena serangan udara yang dioperasikan oleh pasukan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Sabtu (28/2). Serangan tersebut antara lain menewaskan Pemimpin Agung (Ayatullah) Ali Hosseini Khamenei serta beberapa tokoh senior dalam struktur kepemimpinan Iran.

Selain itu, Menteri Pertahanan Aziz Nasirzadeh dan Komandan Garda Revolusi Islam Iran Mohammed Pakpour juga dilaporkan tewas dalam insiden tersebut. Figur senior yang pernah menduduki jabatan strategis seperti Presiden Iran 2005-2013 Mahmuh Ahmadinejad juga dilaporkan wafat akibat aksi serangan itu.

Melansir pemberitaan Al-Jazeera dan The New Arab, sejumlah pejabat dan figur senior Iran yang tewas akibat serangan gabungan militer AS-Israel sebagai berikut:

Ayatullah Ali Khamenei

Iran mengumumkan tewasnya Ali Khamenei di Kompleks Kantor Pemerintah di Teheran pada Ahad (1/3), dini hari. Ia dilaporkan tewas dalam serangan AS-Israel bersama puteri, menantu, dan cucunya.

Khamenei meninggal pada usia 86 tahun. Ia menjadi pimpinan tertinggi Iran sejak tahun 1989 menggantikan posisi Ayatullah Khomeini yang meninggal dunia.

Komandan IRGC Mohammad Pakpour

Mohammad Pakpour adalah Panglima Tertinggi Korps Garda Revolusi Islam atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) sejak Juni 2025. Sebelumnya, ia memimpin satuan lapis baja IRGC dan sejumlah divisi tempur pada masa Perang Iran–Irak pada 1980-an.

Ia memimpin pasukan darat IRGC selama 16 tahun sebelum otoritas Iran mengangkatnya sebagai panglima tertinggi. Selain itu, Pakpour pernah menjabat sebagai Deputi Operasi IRGC dan memimpin dua markas besar utama korps tersebut dalam berbagai operasi militer.

Menteri Pertahanan Aziz Nasirzadeh

Aziz Nasirzadeh merupakan Menteri Pertahanan dalam pemerintahan Presiden Masoud Pezeshkian. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran dan pernah memimpin Angkatan Udara Iran dari 2018 hingga 2021. Di tengah serangan AS dan Israel, Nasirzadeh berperan memastikan perlindungan terhadap infrastruktur militer dan nuklir Iran.

Pada Juni 2025, saat AS dan Israel mengancam akan menyerang Iran, Nasirzadeh memperingatkan bahwa Iran akan menargetkan pangkalan militer AS di Timur Tengah jika Washington lebih dulu melancarkan serangan. Ia menyatakan, saat itu seluruh pangkalan AS berada dalam jangkauan Iran.

Nasirzadeh sebelumnya diberitakan tewas saat operasi militer Israel pada Juni 2025 lalu. Namun informasi tersebut lenyap saat jurnalis lokal memastikan ia dalam kondisi sehat. Nasirzadeh kerap vokal mengkritik tindakan Israel di Gaza dan Tepi Barat.

Penasihat Senior Ali Khamenei, Ali Shamkhani

Ali Shamkhani menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pertahanan Iran dan dikenal sebagai penasihat dekat Khamenei. Pria berusia 70 tahun itu juga memimpin perundingan antara AS dan Iran terkait program nuklir Iran. 

Sehari sebelum wafat, Ali Shamkhani menyatakan bahwa kesepakatan dapat segera tercapai apabila isu utama dalam perundingan nuklir hanya berkaitan dengan larangan Iran mengembangkan senjata nuklir.

Ia mengatakan bahwa pembatasan tersebut sejalan dengan fatwa pemimpin tertinggi Iran serta doktrin pertahanan negara. Sebelumnya, Ali Shamkhani memimpin Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran atau Supreme National Security Council (SNSC) selama hampir satu dekade sejak 2003 hingga 2023.

Masa jabatannya menjadikannya kepala keamanan terlama kedua sejak 1979 setelah mantan Presiden Hassan Rouhani, yang menjabat sekretaris SNSC hampir 16 tahun.

Pada Juni 2025, Israel menargetkan Ali Shamkhani dalam salah satu serangan udara di awal perang 12 hari antara Iran dan Israel. Dalam serangan itu, sejumlah media sempat melaporkan ia tewas, tetapi kemudian dipastikan selamat setelah dievakuasi dari reruntuhan rumahnya dengan luka parah.

Reaksi masyarakat Iran setelah Ayatollah Khameini meninggal (Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS)

Kepala Staf Angkatan Bersenjata Abdolrahim Mousavi

Abdolrahim Mousavi mulai menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran sejak Juni 2025. Sebelumnya, Mousavi memimpin Angkatan Darat Iran sebagai panglima tertinggi dari 2017 hingga 2025.

Banyak pihak meyakini bahwa Abdolrahim Mousavi berperan penting dalam upaya pengembangan program rudal balistik, sistem drone, serta peluncuran satelit milik Iran.

Pada Maret 2023, AS bersama Uni Eropa, Inggris, dan Australia menjatuhkan sanksi terhadap Mousavi atas dugaan pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia di Iran.

Laporan Departemen Luar Negeri AS menyebutkan bahwa personel militer di bawah komando Mousavi menembakkan senapan mesin ke arah demonstran pada November 2019. 

Saat itu, gelombang protes pecah di berbagai kota Iran setelah pemerintah secara tiba-tiba menaikkan harga bensin untuk meredam dampak sanksi ekonomi AS.

Kepala Intelijen Salah Asadi

Salah Asadi menjabat sebagai kepala intelijen di Komando Darurat Militer Iran dan merupakan perwira intelijen senior di Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran.

Ia dianggap sebagai salah satu tokoh utama yang ikut membentuk strategi intelijen dan sikap Iran terhadap Israel serta AS. Laporan militer Israel menyebut bahwa serangan udara gabungan AS–Israel telah menewaskannya.

Kepala Kantor Militer Mohammad Shirazi

Brigadir Jenderal Mohammad Shirazi merupakan Kepala Kantor Militer Pemimpin Tertinggi Iran sejak 1989. Dia bertanggung jawab untuk mengoordinasikan komandan senior angkatan bersenjata dan Pemimpin Tertinggi Iran, serta menjadi penghubung kunci dalam struktur pertahanan dan keamanan negara.

Komandan Senior IRGC Reza Mozafari Nia

Reza Mozafari merupakan komandan senior IRGC sekaligus mantan kepala Organisasi Inovasi dan Riset Pertahanan yang berada di bawah Kementerian Pertahanan. Badan tersebut menjalankan riset dan pengembangan pertahanan tingkat lanjut.

Petinggi Angkatan Laut Hossein Jabal Amelian

Hossein dilaporkan mengawasi industri angkatan laut di bawah IRGC. Dalam perannya tersebut, ia berkontribusi terhadap pengembangan kemampuan maritim Iran, termasuk penguatan armada dan sistem pertahanan laut.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu