Drone Iran Serang Data Center Amazon, Aplikasi hingga Layanan Bank Terganggu

Amazon Europe
Serangan drone Iran terhadap pusat data Amazon Web Services (AWS) di Uni Emirat Arab mengganggu sejumlah layanan digital hingga perbankan.
Penulis: Hari Widowati
4/3/2026, 06.21 WIB

Aplikasi, layanan digital, hingga layanan perbankan di Uni Emirat Arab (UEA) terganggu setelah data center atau pusat data Amazon Web Services (AWS) di negara tersebut terkena serangan drone Iran.

AWS mengatakan dua pusat datanya di Uni Emirat Arab dan sebuah fasilitas di Bahrain rusak akibat serangan drone, menyebabkan fasilitas tersebut offline.

Aplikasi konsumen, termasuk platform pengiriman dan taksi Careem, serta perusahaan pembayaran Alaan dan Hubpay melaporkan gangguan sebagai akibat dari masalah dengan infrastruktur AWS di negara tersebut.

Penyedia layanan perbankan, termasuk ADCB dan Emirates NBD, bersama dengan penyedia perangkat lunak perusahaan seperti Snowflake, juga melaporkan gangguan layanan.

Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada akhir pekan lalu. Serangan itu menewaskan Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dan memicu gelombang serangan dari Tehran di seluruh kawasan.

Pangkalan militer dan infrastruktur kritis, termasuk pusat data dan fasilitas produksi minyak dan gas, juga menjadi sasaran serangan balasan Iran.

Gangguan Aplikasi

Dashboard Kesehatan AWS terbaru melaporkan bahwa gangguan tersebut “masih berlangsung.”

“Kami terus membuat kemajuan dalam upaya pemulihan di berbagai bidang kerja,” kata AWS dalam pernyataan resmi, Selasa (3/3), seperti dikutip CNBC.

“Kami terus sangat merekomendasikan agar pelanggan yang memiliki beban kerja di Timur Tengah segera mengambil tindakan untuk memindahkan beban kerja tersebut ke wilayah AWS alternatif.”

Aplikasi seluler dan web Alaan tidak dapat diakses karena gangguan kritis AWS yang disebabkan oleh situasi regional yang sedang berlangsung.

“Akibat gangguan IT skala regional yang baru-baru ini terjadi, layanan Aplikasi Perbankan Mobile ADCB dan Pusat Layanan Pelanggan sementara tidak tersedia,” kata ADCB dalam unggahan di akun X (Twitter), pada Senin (2/3). Emirates NBD juga mengatakan layanan perbankan teleponnya terganggu pada Senin (2/3), meskipun layanan tersebut kembali normal pada Selasa (3/3).

“Masalah konektivitas yang meningkat dan tingkat kesalahan di wilayah tersebut akan terus berlanjut hingga masalah listrik teratasi,” tulis Snowflake dalam laporan insiden pada Senin (2/3).

Aplikasi investasi Sarwa mengatakan mengalami gangguan layanan akibat masalah AWS pada Senin (2/3), sebelum melaporkan bahwa layanan inti mereka kembali online pada Selasa (3/3). Hubpay mengatakan pelanggan mungkin mengalami masalah saat login ke aplikasi selama gangguan berlanjut.

"Layanan Careem kini beroperasi penuh," kata Pendiri dan CEO Careem, Mudassir Sheikha, dalam unggahan di akun LinkedIn pada Selasa (3/3).

Kebakaran dan Percikan Api

Serangan drone Iran terjadi pada Minggu (1/3). Perusahaan menyatakan ada benda-benda yang menghantam salah satu pusat data AWS, sehingga menyebabkan kebakaran dan percikan api.

“Di UAE, dua fasilitas kami terkena serangan langsung, sementara di Bahrain, serangan drone di dekat salah satu fasilitas kami menyebabkan kerusakan fisik pada infrastruktur kami,” kata AWS pada Senin (2/3).

“Serangan ini telah menyebabkan kerusakan struktural, mengganggu pasokan listrik ke infrastruktur kami, dan dalam beberapa kasus memerlukan aktivitas pemadaman api yang mengakibatkan kerusakan air tambahan.”

Meskipun operator lokal bergegas memulihkan layanan di UAE, dampak Perang Iran dengan AS dan Israel dirasakan di seluruh dunia.

Penutupan Selat Hormuz oleh Iran menimbulkan gelombang kejutan di pasar energi global. Saham AS dibuka jauh lebih rendah pada perdagangan Selasa (3/3) pagi, sementara bursa saham Eropa dan Asia juga turun. Harga minyak terus naik seiring meningkatnya prospek krisis pasokan energi hingga menyentuh US$ 81,81 per barel untuk jenis Brent, naik 5,23% pada Selasa (3/3).

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.