Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II Bertambah Jadi 234 Orang, Lima Meninggal
Sebanyak 122 korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa II telah tiba di darat melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, dan Pelabuhan Kalianget, Sumenep, hingga Senin dini hari. Total, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 234 penumpang, terdiri atas 229 orang selamat dan lima orang meninggal dunia, berdasarkan hasil konfirmasi terhadap seluruh kapal yang terlibat dalam operasi.
Kepala Kantor SAR Surabaya sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC) Nanang Sigit PH mengatakan 113 korban dievakuasi melalui Pelabuhan Tanjung Perak, sedangkan sembilan korban lainnya tiba di Pelabuhan Kalianget menggunakan KN SAR 249 Permadi.
"Sebanyak 111 korban selamat kami dahulukan untuk turun dari KM Meratus Pematang Siantar. Setelah itu mereka dibawa ke Terminal Gapura Surya Nusantara untuk menjalani pendataan oleh petugas gabungan," kata dia di Surabaya, Senin dini hari (3/8).
Sebelum turun dari kapal, tim kesehatan melakukan triase terhadap seluruh korban selamat dengan pemeriksaan kondisi fisik dan pemasangan gelang penanda sesuai tingkat kebutuhan penanganan medis, mulai dari luka ringan hingga kondisi yang memerlukan penanganan khusus.
Sedangkan korban yang memerlukan penanganan lanjutan dirujuk ke rumah sakit. Di Pelabuhan Kalianget, empat korban dirujuk ke RS Garam Sumenep.
Setelah proses evakuasi di dermaga selesai, para korban selamat diarahkan menuju Gedung Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak untuk menjalani pendataan serta penanganan lanjutan.
Di lokasi juga disiagakan Posko Disaster Victim Identification (DVI) dan Posko Ante Mortem guna mendukung proses identifikasi korban serta pelayanan kepada keluarga.
Nanang mengatakan hingga Senin dini hari, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 234 penumpang, terdiri atas 229 orang selamat dan lima orang meninggal dunia, berdasarkan hasil konfirmasi terhadap seluruh kapal yang terlibat dalam operasi.
Ia menambahkan terdapat tiga kapal, yakni KM Ferindo 1, Selaras Mas, dan KRI Nala-363, yang masih membawa korban dalam perjalanan menuju Surabaya.
Menhub Akan Evaluasi Operator KMP Mutiara Sentosa II
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan pemerintah akan mengevaluasi operator KMP Mutiara Sentosa II setelah Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyelesaikan investigasi kebakaran kapal di perairan utara Sumenep, Jawa Timur.
Ia mengatakan evaluasi dilakukan untuk menilai kinerja operator, mengingat kapal ini dilaporkan telah dua kali mengalami kebakaran. "Kami akan evaluasi, tapi yang paling penting akan lihat dulu sebab-sebabnya dari KNKT. Ini menjadi 'lesson learned' buat kita dan evaluasi kepada perusahaan yang bersangkutan," katanya di Surabaya, Senin dini hari.
Selain evaluasi terhadap operator, Kementerian Perhubungan masih memprioritaskan pencocokan data manifes dengan jumlah korban yang berhasil dievakuasi karena masih terdapat kapal penyelamat yang belum tiba di Pelabuhan Tanjung Perak.
Menurut Dudy, perbedaan antara data manifes dan kondisi di lapangan antara lain disebabkan adanya penumpang yang membatalkan perjalanan tanpa pembaruan manifes.
Selain itu, ditemukan lima anak yang belum tercatat dalam manifes sehingga menjadi bahan evaluasi penyelenggara pelayaran.
Ia menegaskan pencatatan seluruh penumpang penting untuk menjamin hak korban apabila terjadi kecelakaan sekaligus memastikan ketersediaan perlengkapan keselamatan, termasuk jaket pelampung untuk anak-anak.
Dudy menambahkan proses pencocokan manifes dengan jumlah korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa II yang dievakuasi masih terus dilakukan untuk memastikan seluruh penumpang telah teridentifikasi.