Kejagung Buka Blokir Rekening Efek Tak Terlibat Jiwasraya Pekan Depan

ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Ilustrasi. Terdapat 212 SID yang diblokir rekening efeknya oleh Kejaksaan Agung terkait dugaan korupsi Jiwasraya.
Editor: Agustiyanti
20/2/2020, 07.01 WIB

Kejaksaan Agung bakal membuka pemblokiran rekening efek yang terbukti tak terlibat dalam kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya pada Senin (24/2). Saat ini, terdapat 212 pemegang single investor identification (SID) yang rekening efeknya tengah diblokir. 

Direktur Penyidikan Pada Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengatakan hingga saat ini baru ada 40 orang yang melakukan klarifikasi terkait pemblokiran tersebut. Adapun rekening-rekening yang diblokir atas nama perusahaan maupun orang pribadi.

"Total ada 40 orang dari 212 SID yang diblokir yang melakukan klarifikasi. Kami tidak mau timbul keresahan di pasar modal, maka yang berkepentingan kami minta untuk segera konfirmasi" kata Febrie di Kejaksaan Agung, Rabu (19/2) malam.

(Baca: Investasi Jiwasraya pada Saham Benny Tjokro dan Heru Hidayat Rp 13 T)

Pihaknya sebenarnya sudah melakukan tiga kali penjadwalan terhadap para pemilik rekening efek yang keberatan dan ingin melakukan klarifikasi terkait pemblokiran rekening efek. Kejaksaan Agung bahkan telah mengadakan pertemuan dengan lebih dari 250 investor yang difasilitas Otoritas Jasa Keuangan. 

Adapun kesempatan untuk menyampaikan keberatan akan dibuka hingga akhir pekan ini. Jika investor tak kunjung melakukan klarifikasi, maka rekening efeknya akan tetap diblokir hingga masa persidangan yang masih belum ditentukan.

"Akan diputuskan hingga hari Jumat kami tunggu. Kami masih buka diri bagi yang ingin komplain rekening efeknya diblokir," kata dia.

Halaman:
Reporter: Tri Kurnia Yunianto