Gibran dan Kaesang Jadi Tokoh Terpopuler di Survei Pilkada Surakarta

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Presiden Joko Widodo (kanan) serta putranya Kaesang Pangarep mengunjungi Pusat Primata Schmutzer di Kebun Binatang Ragunan Jakarta, Kamis (29/6/2017).
Penulis: Antara
Editor: Yuliawati
26/7/2019, 15.43 WIB

Dua putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep masuk dalam bursa Pemilihan Wali Kota Surakarta untuk periode 2020 sampai dengan 2025. Keduanya masuk radar para responden dalam survei yang diadakan Laboratorium Kebijakan Publik Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta.

Survei tersebut menguji tiga kategori, yaitu popularitas, akseptabilitas, dan elektabilitas. Dari kategori popularitas, nama Gibran muncul dengan angka popularitas tertinggi.

"Dari total jumlah responden, 90% responden mengenal Gibran," kata Ketua Laboratorium Kebijakan Publik Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta Suwardi seperti dikutip dari Antara, Jumat (26/7).

(Baca: Jokowi Beri Sinyal Sang Menantu Tertarik Masuk Politik)

Suwardi menyatakan survei diadakan di 96 titik lokasi survei dengan delapan responden di masing-masing titik. Jumlah kuesioner yang disebarkan sebanyak 766 dengan margin error 4%.

Dari hasil survei ini, Gibran bersaing ketat dengan Achmad Purnomo yang saat ini sebagai Wakil Wali Kota Surakarta mendampingi Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo.

Sementara itu, Kaesang berada di posisi ketiga. "Di urutan ketiga adalah Kaesang dengan persentase popularitas 86% dan di urutan keempat ada nama Teguh Prakosa yang merupakan Ketua DPRD Kota Surakarta dengan angka 49%," katanya.

(Baca: Kaesang Targetkan Buka 10 Ribu Gerai Ternakopi Tahun Ini)

Selama ini Gibran dan Kaesang jauh dari kegiatan politik. Keduanya memilih sibuk berbisnis kuliner. Gibran membangun bisnis kuliner lewat katering Chilli Pari dan martabak Markobar. Teranyar, Gibran membuka restoran Mangkok Ku di Jakarta Barat kerja sama dengan salah seorang juri Master Chef, Chef Arnold.

Sementara itu Kaesang mengembangkan bisnis produk pisang nugget Sang Pisang, dan Ternak Kopi. Kaesang juga terlibat dalam mengelola restoran Mangkok Ku bersama Gibran.

Belum ada konfirmasi dari keduanya mengenai ketertarikan terjun ke dunia politik mengikuti jejak ayah mereka.Sebelum berlaga di Pemilihan Presiden dan Pemilihan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi menjabat Wali Kota Surakarta periode 2005-2012.

Gibran dan AHY saat bertemu di Istana  Merdeka. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Elektabilitas Gibran di Urutan Kedua

Dari survei yang sama untuk kategori akseptabilitas dan elektabilitas, Kaesang tidak masuk dalam daftar empat besar. Untuk kategori akseptabilitas, Achmad Purnomo menempati peringkat tertinggi dengan persentase 83%, diikuti Gibran 61%, dan Teguh 49%.


Sementara dari segi elektabilitas, Achmad Purnomo masih menempati urutan pertama dengan angka 38%, urutan kedua ada Gibran dengan 13%, berikutnya Teguh Prakosa dengan angka 11%.

(Baca: Jokowi Ditemani Jan Ethes Curi Perhatian Masyarakat Yogyakarta)

Selain empat nama tersebut, survei juga memunculkan beberapa nama tokoh lain di Kota Solo, di antaranya Ketua Kadin Gareng S. Haryanto, Pengasuh Pondok Pesantren Al Quraniy K.H. Abdul Kharim atau Gus Kharim, mantan Rektor UNS Ravik Karsidi, pengusaha Slamet Rahardjo, Ketua Tim Pemenangan Daerah Jokowi-Maruf Her Suprabu, dan akuntan publik Rachmad Wahyudi.

Suwardi mengatakan nama-nama tersebut muncul berdasarkan forum diskusi kelompok yang juga melibatkan tokoh-tokoh lintas bidang di Kota Solo, di antaranya budayawan dan politikus.