Grand Final Piala Presiden Esports, 16 Tim Adu Kuat Gim Mobile Legends

Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Piala Presiden E-sports menggelar National Closed Qualifier atau kualifikasi nasional tertutup hari kelima yang mempertemukan tim-tim profesional di Indonesia.
Penulis: Michael Reily
29/3/2019, 13.47 WIB

Indonesia E-sports Premier League (ISPL) bakal menggelar babak utama Piala Presiden E-Sports 2019 tanggal 30 dan 31 Maret. Sebanyak 8 tim hasil kualifikasi regional dan 8 tim penyisihan nasional bakal bertanding melalui sistem gugur, secara langsung di Istora Senayan, Jakarta. 

"Sebanyak 16 tim akan saling beradu dengan sistem gugur untuk mengukuhkan sebagai tim terbaik di Indonesia," tertulis dalam akun Instagram @pialapresidentesports.

Berdasarkan laman resmi ISPL, 8 tim yang masuk setelah kualifikasi kategori profesional adalah Onic Esports, Aerowolf, PSG.RRQ, AlterEgo, Louvre Juggernaut, Capcorn, SFI Critical, serta Evos Esports.

(Baca: Pemerintah Dorong Kompetisi E-Sports di Indonesia)

Sementara itu, 8 tim regional yang telah mengikuti penyisihan adalah Professional Esports (Palembang), ROC Esports (Bali), Revo (Surabaya), Starlest (Makassar), Star8 (Manado), Nazone Gaming (Solo), Cupu (Pontianak), dan Humble (Bekasi).

Piala Presiden E-sports 2019 telah digelar sejak 29 Januari 2019 lalu. Setelah melalui babak kualifikasi, 16 tim berhasil masuk babak utama telah berkompetisi dengan 3.572 tim e-sports lain yang telah mendaftar untuk mengikuti turnamen ini. Untuk kualifikasi regional, sebanyak 2.589 tim esports bersaing dan kualifikasi nasional diikuti oleh 983 tim.

Masyarakat yang ingin menonton langsung babak utama di Istora Senayan bisa membeli tiket di Tiket.com atau Blibli.com dengan harga Rp 20 ribu untuk tanggal 30 Maret dan Rp 30 ribu jika datang pada 31 Maret 2019. Penonton juga dapat beli tiket terusan dua hari seharga Rp 40 ribu.

Selain secara langsung, masyarakat dapat menyaksikan babak utama Piala Presiden E-Sports 2019 yang memainkan gim Mobile Legends: Bang Bang via stasiun televisi Global TV, serta live streaming Youtube ISPL dan platform Game.ly.

(Baca: Meski Tak Lagi Populer, Pokemon Go Raup Untung Rp 35 Triliun)

Reporter: Michael Reily