Tempat Wisata dan Atraksi Barongsai Bisa Disaksikan Virtual saat Imlek
Pandemi corona memaksa masyarakat untuk beraktivitas di rumah, bahkan di tengah perayaan Imlek atau Tahun Baru Cina. Pemerintah pun mengimbau warga untuk mengunjungi tempat-tempat wisata secara virtual.
Pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Taman Impian Jaya Ancol misalnya, menggelar atraksi barongsai secara virtual. “Saya berharap warga Jakarta turut menikmati rangkaian perayaan meski dari rumah,” kata Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spiritual Setda Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Zein dikutip dari Antara, Kamis (11/2).
Pemprov DKI Jakarta menggandeng sejumlah komunitas seperti Jakarta Experience Board (Jaktour) untuk menggelar perayaan Imlek virtual selama 11-26 Februari. Puncak acara Jakarta Imlekan 2021 digelar malam tadi Pukul 19.00 WIB.
Lalu, Matakin akan tayang pada Minggu (14/2) Pukul 10.00 WIB. Kemudian, perayaan Cap Go Meh dengan siaran langsung (live streaming) barongsai pada Jumat (26/2) Pukul 19.00 WIB.
Selain itu, terdapat kampanye edukasi masyarakat tentang keberagaman Jakarta, konten berseri mengenai tradisi hingga sejarah Imlek di ibu kota.
Ada juga foto esai yang menampilkan figur-figur yang erat dengan Imlek. Lalu, penayangan video Imlek pada videotron/LED di Jakarta dan sembahyang oleh etnis Tionghoa.
Sederet acara tersebut dapat disaksikan melalui kanal Youtube Pemprov DKI Jakarta, serta Instagram @dkijakarta, @plusjakarta, dan @jxboard.
Selain Pemprov DKI Jakarta, Taman Impian Jaya Ancol menggelar atraksi barongsai dalam air di akuarium utama Sea World Ancol pada 12-14 Februari Pukul 13.30 WIB. Acara ini dapat disaksikan virtual lewat akun Instagram @seaworld.ancol dan kanal Youtube Ancol Taman Impian.
Masyarakat dapat menyaksikan langsung di Ancol dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Caranya, membeli tiket secara online. Kuota juga dibatasi hanya 25% dari kapasitas dan jam operasional hanya berlangsung Pukul 06.00-20.00 WIB.
Manajemen juga mewajibkan seluruh pengunjung menerapkan protokol kesehatan 3M yaitu menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Pelindung yang digunakan harus sesuai standar yakni masker bedah atau kain dua lapis.
Selain atraksi barongsai, masyarakat bisa berwisata secara virtual. Pertama, mengunjungi museum lewat situs Iheritage.id yang mengadopsi tampilan foto 360 derajat. Lokasi yang dapat dikunjungi yakni museum Kepresidenan, Konferensi Asia-Afrika, Maritim Indonesia, Sri Baduga, dan Bank Indonesia, serta Kasepuhan Cirebon.
Kebun Raya Bogor juga menyediakan tur virtual lewat situs Vtkrb.pddi.lipi.go.id. Tampilannya dalam bentuk audio-visual dan foto 360 derajat.
Kemudian, komunitas JKT Good Guide menyediakan tur virtual lewat akun Instagram @jktgoodguide. Lalu, KA Wisata melalui akun Instagram @kawisata.
Tur virtual diperkirakan tetap menjadi tren meski pandemi corona usai. Analis di Fitch Solutions Kenny Liew mengatakan, cara ini dapat menarik pelancong yang lebih tua dan mereka yang memiliki masalah mobilitas. Selain itu, pelajar.
“Perusahaan dapat menyediakan rencana perjalanan yang dipersonalisasi untuk sekolah, dengan biaya yang lebih rendah daripada harus bepergian langsung,” kata Liew dikutip dari ChannelNewsAsia, September tahun lalu (25/9/2020).
Sedangkan analis di perusahaan riset pasar perjalanan, Phocuswright, Chetan Kapoor menilai bahwa tur virtual dapat membangun minat masyarakat untuk bepergian setelah diizinkan oleh otoritas. “Peran gambar, konten deskriptif, video, dan sebagainya sangat membantu dalam mendorong pengambilan keputusan," kata dia.
Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan