EDISI KHUSUS | Semarak Ramadan 1442 H

Menjelajah Wisata Religi Islami di Bali

ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/hp.
Editor: Ekarina
15/4/2021, 14.21 WIB

Pesona Bali sebagai daerah wisata sudah mendunia. Ragam keindahan alam serta budayanya, menjadikan Bali dijuluki serpihan surga di dunia. Namun mungkin  tidak banyak yang tahu jika di Bali ternyata terdapat destinasi wisata religi yang bernuansa Islami.

Hal ini tentu menjadi keunikan tersendiri karena mayoritas penduduk Bali beragama Hindu. Sehingga Bali kerap disebut sebagai pulau seribu pura.

Jika Anda berkesempatan berkunjung ke Bali, beberapa alternatif wisata dapat menjadi salah satu agenda tujuan perjalanan Anda. Di bawah ini daftarnya.

 

 1. Kampung Gelgel

Kampung Gelgel merupakan salah satu  jejak sejarah masuknya ajaran Islam pertama kali ke Bali. Terletak di Kecamatan Klungkung, Kabupaten Kllungkung. Menurut catatan, kampung ini merupakan desa muslim tertua dengan Masjid Nurul Huda sebagai tempat ibadah umat muslim pertama di Bali.

Islam pertama kali masuk ke Bali terjadi seiring ekspansi kerajaan Majahat usai berhasil menaklukkan Kerajaan Bendahulu pada 1343 Masehi. Patih Gajah Mada menunjuk Ki Patih Wulung, dan pemerintahannya dipindah ke Gelgel.

Gajah Mada selanjutnya menunjuk Sri Aji Kresna Kapakisan sebagai penguasa Bali. Aji Kresna datang ke Bali pada tahun 1357 dikawal prajurit pilihan, yang mana ada sekitar 40 orang  prajuritnya beragama Islam.

Para prajurit ini yang menurut cerita kemudian bermukim di sebuah perkampungan dan mendirikan Masjid Nurul Huda. Hingga kini masjid tersebut masih berdiri kokoh di Kampung Gelgel. Selama berabad-abad, umat muslim Kampung Gelgel pun berdampingan dan hidup harmonis bersama masyarakat desa adat setempat yang mayoritas beragama Hindu.

Halaman: