WHO Duga Angka Kematian Pasien Covid-19 Telah Tembus 8 Juta Orang
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan angka kematian akibat Covid-19 bisa jadi lebih tinggi ketimbang laporan resmi yakni 3,4 juta. Mereka menyatakan pasien corona yang meninggal di seluruh dunia bisa mencapai 8 juta orang.
WHO memperkirakan rendahnya laporan angka kematian kemungkinan lantaran adanya kasus yang tidak terdeteksi, kurangnya tes, tumpang tindih dengan komorbid, hingga data di beberapa negara yang simpang siur.
“Saya bisa perkirakan sekitar 6 hingga 8 juta kematian sebagai catatan peringatan,” kata Asisten Direktur Jenderal Bidang Data dan Analisis WHO Samira Asma dikutip dari The Washington Post, Jumat (21/5).
Bahkan di wilayah yang bisa dikatakan maju, angka kematian yang tak terlaporkan juga banyak. WHO memperkirakan 1,1 hingga 1,2 juta orang di Eropa meninggal dunia akibat Covid-19 pada 2020. Angka ini dua kali lipat laporan resmi negara-negara di benua tersebut yakni 600 ribu.
Di Benua Amerika, angka kematian bisa mencapai 1,3 hingga 1,5 juta atau 60% di atas laporan resmi yakni 900 ribu orang. “Tantangannya adalah angka (kematian) Covid19 tak menggambarkan dampak sepenuhnya,” kata analis data dari WHO William Msemburi dikutip dari Reuters.
Sedangkan hingga Jumat (21/5) pukul 19.00 WIB, angka kematian tertinggi berasal dari Amerika Serikat yakni 602.616 orang. Di posisi kedua adalah Brasil yang melaporkan 444.391 pasien meninggal.
India, yang dilanda lonjakan Covid-19, berada di peringkat ketiga dengan 291.365 kematian. Berikutnya adalah Meksiko dengan jumlah pasien corona meninggal sebanyak 221.080 orang.
Adapun Indonesia berada di posisi 18 dalam daftar kematian pasien Covid-19 global. Angka kematian corona RI mencapai 49.073 orang hingga hari ini.
Sementara total kasus positif corona di dunia mencapai 165 juta orang . AS masih menyumbang kasus terbanyak yakni 33,8 juta orang, sedangkan India berada di bawahnya dengan 26 juta kasus.