Angka Covid-19 Nasional Terkendali, PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang

ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/hp.
Suasana terminal kedatangan Bandara Internasional Lombok di Praya, Lombok Tengah, NTB, Rabu (6/10/2021).
Penulis: Rizky Alika
Editor: Yuliawati
15/11/2021, 16.22 WIB

Pemerintah melaporkan kasus Covid-19 untuk kawasan luar Jawa-Bali terkendali. Dalam tujuh hari terakhir rata-rata jumlah kasus covid-19 secara nasional tercatat 384 per hari dan untuk kawasan luar Jawa-Bali sebanyak 135 per hari.

Angka reproduksi rata-rata Covid-19 ini di bawah 1 untuk semua pulau. Di antaranya angka reproduksi rata-rata di Kalimantan 0,98, Sumatera 0,96, Maluku 1, Sulawesi 0,95, Papua 0,98, Nusa Tenggara 0,98. Adapun Jawa 0,95 dan Bali 0,98.

Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kesehatan Masyarakat atau PPKM wilayah luar Jawa dan Bali tak mengalami perubahan seperti pekan lalu. "PPKM luar Jawa Bali karena berlaku sampai minggu depan status tetap tidak ada perubahan," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi, Senin (15/11).

Pemerintah belum mengumumkan status PPKM di kawasan Jawa Bali yang berakhir pekan ini. Dalam dua pekan terakhir beberapa kabupaten/kota turun ke level 1 seperti seluruh kabupaten/kota administrasi di Jakarta, begitu juga di Tangerang dan beberapa kota di Jawa Barat.

Airlangga mengatakan, tidak ada provinsi yang menerapkan PPKM level 4 dalam perpanjangan  PPKM di luar Jawa Bali.  Masih ada beberapa provinsi yang menerapkan level 3, kemudian, ada 25 provinsi yang menerapkan PPKM level 2 dan dua provinsi yang memberlakukan PPKM level 1.

Berdasarkan kabupaten kota di luar Jawa Bali, tidak ada wilayah yang menerapkan PPKM level 4. Kemudian, ada lima kabupaten/kota yang menerapkan PPKM level 3, seperti Tana Tidung, Gayo, Gayo Lues,  Sorong, dan Teluk Bintuni.  Adapun 207 kabupaten/kota yang menerapkan  PPKM level 2 dan 174 kabupaten/kota yang menerapkan PPKM level 1.

Di Lombok, seluruh kabupaten/kota menerapkan PPKM level 1. Status ini diterapkan lantaran hampir seluruh wilayah Lombok sudah mencapai target vaksinasi di atas 70% dari total masyarakat. "Hanya Lombok Timur 68,99%, sisanya sudah di 70%," ujar dia.

Airlangga mencatat, kasus aktif di luar Jawa-Bali pada 14  November mencapai 4.339 kasus atau 0,31% dari kasus nasional. Jumlah tersebut sudah menurun 98% dibanding puncaknya pada 6 Agustus. 

Total kasus harian luar Jawa-Bali mencapai 39,9% dari total kasus harian nasional. Sementara, kasus aktif mencapai 48,1% dari kasus aktif nasional.

Sebelumnya, Epidemiolog Griffith University Dicky Budiman meminta pelonggaran aktivitas pada PPKM perlu memerhatikan kesiapan fasilitas, protokol kesehatan, hingga masyarakat. Apalagi tingkat vaksinasi Covid-19 nasional belum setinggi negara lain, seperti Inggris dan Singapura.

Kemudian, pembukaan aktivitas juga harus memperhitungkan kesiapan fasilitas kesehatan. Rumah sakit perlu dipastikan dalam kondisi baik untuk menghadapi potensi lonjakan virus corona. "Kalau belum siap, jangan 100% melonggarkan aktivitas. Perlu dibuka secara bertahap," ujar dia.

Reporter: Rizky Alika

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan