Larang Kendaraan Pribadi, Kemenhub Sediakan Bus Gratis Saat MotoGP

ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/tom.
Foto udara Pertamina Mandalika International Street Circuit jelang tes pramusim MotoGP di KEK Mandalika, Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Rabu (9/2/2022).
Penulis: Andi M. Arief
Editor: Maesaroh
1/3/2022, 14.49 WIB

 Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melarang adanya kendaraan pribadi di area Sirkuit Mandalika saat berlangsungnya ajang MotoGP Mandalika 2022. Kebijakan tersebut dilakukan ntuk menghindari potensi kemacetan saat ajang balapan internasional itu berlangsung. 

Oleh karena itu, pemerintah pusat telah menyediakan 184 bus shuttle dari tempat parkir ke gerbang sirkuit dan 278 bus dari pelabuhan maupun bandara ke Sirkuit Mandalika. Penonton MotoGP Mandalika 2022 dapat menikmati transportasi umum itu secara gratis. 

"Backbone angkutan untuk mobilitas penonton adalah angkutan umum dengan harapan ada harmoni (agar) masyarakat meninggalkan kendaraan pribadinya. Artinya, potensi kemacetan bisa dihindari," kata Direktur Jenderal Hubungan Darat Budi Setiyadi dalam konferensi pers virtual, Selasa (1/3). 

 Budi mencatat kapasitas bus mencapai 33 orang. Dengan demikian, sebuah bus dapat menggantikan 33 unit sepeda motor dan 5 unit mobil. Budi berujar kendaraan pribadi yang boleh masuk ke kawasan Sirkuit Mandalika adalah mobil milik pejabat negara atau VIP lainnya. 

Dalam paparan Budi, sebanyak 79 bus di Parkir Barat akan mengantarkan penonton ke tiga pintu gerbang dengan masa tunggu antar bus maksimal 5 menit, sedangkan bus yang ditempatkan di Parkir Timur mencapai 89 bus.

Kemenhub juga menyediakan 16 bus shuttle untuk mengantarkan penonton dari Gerbang 2 ke Gerbang 3 dengan waktu tunggu antar bus 2-5 menit. 

Waktu tempuh paling panjang adalah perjalanan dari Parkir Barat ke Gerbang 2, yakni selama 44 menit. Sementara itu, waktu tempuh tersingkat adalah dari Parkir Barat ke Gerbang 3 atau selama 27 menit. 

 Di samping itu, 278 bus dari lima simpul transportasi, yakni Pelabuhan Bangsal, Pusat Kota Mataram, Pelabuhan Lembat, Pelabuhan Gilimas, Bandara Bizam, dan Pelabuhan Kahyangan.

Mayoritas bus atau sebanyak 70 bus sedang akan ditempatkan di rute Kota Mataram-Sirkuit Mandalika, sedangkan yang paling sedikit atau 27 bus besar ada di rute Bandara Bizam. 

Adapun, waktu tempuh terlama dimiliki rute Pelabuhan Kahyangan yang mencapai 5 jam, sedangkan yang tersingkat ada di rute Bandara Bizam atau hanya 1 jam.

Bus dari simpul transportasi ini ditargetkan dapat mengangkut 34.000 penumpang atau 54% dari target total penonton MotoGP Mandalika 2022 selama 14 jam operasional. 

 Untuk menghubungkan bus dari simpul transportasi dengan bus shuttle kawasan Sirkuit Mandalika, pemerintah sedang membangun empat hub di kawasan Sirkuit Mandalika dengan anggaran Rp 1,5 miliar. Hub itu memiliki kapasitas 27 orang dengan rincian 12 orang duduk dan 15 orang berdiri

 Budi mengatakan seluruh fasilitas ini dapat mengakomodasi total target penonton MotoGP Mandalika 2022 sebanyak 63.000 orang. Saat ini, Budi berujar pihaknya sedang mengevaluasi untuk meningkatkan kapasitas pelayanan menjadi 100.000 ribu penonton. 

"Bulan ini akan kami lakukan rekayasa dan simulasi di sana, sehingga pemerintah (daerah) dan Kepolisian di lapangan, terutama di kawasan (Sirkuit Mandalika) dan Kota Mataram tidak terjadi hambatan-hambatan terkait masalah kelancaran lalu lintas," kata Budi. 

 Selain bus, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Kemenhub Lembar R. Pradigdo mencatat luas dermaga Terminal Penumpang Gili Mas lebih dari 1 hektare atau sebesar 11.440 meter persegi. Dermaga itu memiliki kapasitas ruang tunggu hingga 1.500 orang. 

"Kami siap mendukung pariwisata dan pengembangan obyek pariwisata skala prioritas di Mandalika dengan menyiapkan sarana dan prasarana pelabuhan yang memadai," kata Pradigdo dalam keterangan resmi. 

Untuk menyambut MotoGP, PT Pelindo mencatat akan bersandar kapal pesiar bernama Golden Horizon pada 17 Februari 2022. Selanjutnya, kapal Norwegian Spirit dijadwalkan berlabuh pada 11 April 2022. 

Setelah itu, kapal Royal Princess dijadwalkan berlabuh pada 5 September 2022. Adapun, lima kapal pesiar tercatat akan berlabuh pada kuartal IV/2022, yakni Star Breeze, Viking Orion, Noordam, Viking Mars, dan Vasco Dagamma. 

 Pradigdo berujar saat ini telah ada kapal pariwisata ayng bersandar di sekitar Terminal Penumpang Gili Mas, tepatnya di Pelabuhan Lembar, yakni KM Kirana VII. Kapal itu mengangkut penumpang dan kendaraan dengan rute Surabaya-Lembar dan sebaliknya. 

Selama ini, hanya ada tiga kapal yang beroperasi di Terminal Penumpang Gili Mas, yaitu KM. Mutiara Timur I, KM Mutiara Barat, dan KM Mutiara Sentosa II. Ketiga kapal itu dapat mengangkut penumpang hingga 1.643 orang. 

Di samping itu, ada empat kapal roll on-roll off (roro) yang melayani rute Surabaya-Lembar, yakni DLN Oasis, KM Batulayar, KM Egon, dan KM Kirana VII. Pradigdo berpendapat ajang MotoGP di Mandalika turut memberikan dampak positif bagi sektor transportasi laut. 

"Sekarang ini, kapal roro jarak jauh juga mengalami peningkatan. Apalagi menjelang gelaran MotoGP para pengusaha penyebrangan atau operator kapal jeli melihat potensi dan peluang yang ada," kata Pradigdo. 

 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Andi M. Arief