IHSG Hari Ini Dibayangi Santa Claus Rally, Simak Saham Pilihan Analis

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.
Pekerja berjalan dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (8/4/2022).
22/12/2022, 06.54 WIB

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diperkirakan menguat pada perdagangan hari ini Kamis (22/12). Analis memperkirakan pergerakan IHSG berada dalam rentang 6.672 hingga 6.856. Penguatan IHSG dibayangi momen santa claus rally atau penguatan yang biasa terjadi di setiap akhir tahun perdagangan.

CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya, mengatakan pergerakan IHSG masih terlihat betah berada dalam rentang konsolidasi wajar. Momentum koreksi dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian mengingat dalam jangka panjang IHSG masih berada dalam jalur uptrend.

“Selain itu, capital inflow juga masih terlihat masuk ke dalam pasar modal Indonesia secara year to date, hari ini IHSG berpotensi menguat," katanya dalam riset yang dikutip Kamis, (22/12).

Untuk perdagangan hari ini, William merekomendasikan saham PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP), PT Wijaya Karya Tbk (HMSP), dan PT Pakuwon Jati Tbk (PWON). Lalu, PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Sementara itu, Analis BinaArtha Sekuritas, Ivan Rosanova mengatakan level support IHSG hari ini diprediksi akan berada di 6.687 6.636 dan 6.600. Sedangkan level resistance berada di 6.866, 6.919 dan 6.994.

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.

Sedangkan resistance merupakan tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar hingga laju kenaikan harga tertahan.

Ia pun merekomendasikan hold atau accumalitive buy pada saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) dengan rentang harga 6.400-6.500. Lalu, accumulative buy pada saham PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) dengan rentang harga 7.300-7.400.

Selain itu, Ivan merekomendasikan untuk accumulative buy pada saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dengan rentang harga 3.500-3.600. Selanjutnya, hold atau accumulative buy pada saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) dengan rentang harga 1.660-1.690. Investor juga direkomendasikan untuk hold atau take profit sebagian di 4.850 pada saham PT Unilever Indonesia Tbk(UNVR).

Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail