Kemanusiaan jadi Tema Utama Organisasi Keagamaan Selama Pandemi

ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/wsj.
Sejumlah personel gabungan TNI-Polri bersiap menyalurkan paket bantuan sosial untuk warga terdampak pandemi COVID-19 di Mapolres Serang, Banten, Rabu (24/3/2021). Yayasan Budha Tzu Chi bekerja sama dengan TNI-Polri menyalurkan bantuan sosial berupa 80 ribu paket sembako dan masker untuk warga terdampak COVID-19 di Banten.
Penulis: Andi M. Arief
13/4/2023, 22.05 WIB

Kemanusiaan menjadi tema besar berbagai organisasi keagamaan di dalam negeri selama pandemi Covid-19. Vaksinasi Covid-19 menjadi kegiatan yang kerap dilakukan organisasi agama tersebut.

Sekretaris Muhammadiyah Disaster Management Center Arief Nurcholis mencatat telah membantu menyuntikkan 1,5 juta dosisi vaksin Covid-19. Adapun, penyuntikan tersebut dilakukan di rumah sakit yang dikelola oleh Muhammadiyah.

Arief menyampaikan, seluruh rumah sakit milik Muhammadiyah telah melakukan simulasi perawatan pasien Covid-19 sejak Desember 2019. Artinya, tenaga kesehatan yang terafiliasi dengan Muhammadiyah telah mempersiapkan diri sejak Covid-19 merebak pertama kali di Wuhan, Cina.

"Yang kami siapkan itu sudah melakukan kajian-kajian. Sampai hari ini, 104 Rumah Sakit Muhammadiyah bergerak melayani pasien Covid-19 di seluruh Indonesia," kata Arief di Kantor Katadata.co.id, Kamis (13/4).

Arief menilai langkah tersulit yang harus diambil selama Covid-19 adalah menerbitkan fatwa terkait penanganan Covid-19. Pada intinya, fatwa tersebut melarang umat muslim untuk bersalaman, buka puasa bersama, hingga tarawih berjamaah.

Menurutnya, membina umat dalam beradaptasi terhadap pandemi Covid-19 menjadi pengalaman yang unik.

Sementara itu, Sekretaris Umum Yayasan Buddha Tzu Chi, Hong Tjin, mengatakan modal utama organisasinya dalam beroperasi selama pandemi Covid-19 adalah kepercayaan. Menurutnya, modal tersebut terbangun saat Yayasan Buddha Tzu Chi turut berkontribusi dalam bantuan kebencanaan di dalam negeri.

Namun, Hong Tjin menggaris bawahi pencarian obat dan vaksin selama pandemi Covid-19 menjadi benang merah semua organisasi keagamaan. Oleh karena itu, Hong Tjin berpendapat proses hukum pemindahan barang menjadi hal yang cukup penting dalam membantu penanganan Covid-19.

Sementara itu, Ketua Sentra Vaksinasi Serviam Timotheus Lesmana mengatakan masalah kemanusiaan membuat agama tidak lagi menjadi sekat. Timotheus membuktikan hal tersebut dengan menyediakan fasilitas vaksinasi di komunitas warga yang kerap berkonflik dengan agamanya.

Timotheus menceritakan fasilitas tersebut didirikan di sekitar daerah Petamburan, Jakarta Pusat. Menurutnya, komunitas tersebut cukup keras kepala untuk tidak menerima vaksinasi Covid-19 selama pandemi berlangsung.

"Kami bekerja dengan kasih dan kami berhasil menyuntik vaksin Covid-19 tiap hari ke 90 orang. Ketika masuk pada masalah kemanusiaan, tidak ada lagi perbedaan antar agama," kata Timotheus.

Reporter: Andi M. Arief