Kejagung Targetkan Pemeriksaan Airlangga Soal Ekspor CPO Segera Tuntas

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/hp.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memasuki mobil usai mengikuti rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/7/2023). Ratas itu membahas peningkatan produksi dan hilirisasi produk pangan.
Penulis: Ade Rosman
24/7/2023, 13.23 WIB

Kejaksaan Agung menargetkan pemeriksaan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto tuntas hari ini. Airlangga diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi untuk dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya pada industri kelapa sawit dalam Januari sampai dengan April 2022.

Saat ini Airlangga masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik kejaksaan. Ketut menyebut tidak mengetahui berapa lama Airlangga akan diperiksa. 

"Kami belum bisa memperkirakan. Bisa agak sore, bisa juga malam, kami enggak tahu. Yang penting pemeriksaan bisa tuntas hari ini," kata Ketut kepada wartawan di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung, Jakarta Selatan, Senin (24/7).

Ketut tak menyampaikan secara lebih detail mengenai pemeriksaan Airlangga, ia mengatakan nantinya hal itu akan disampaikan oleh Direktur Penyidikan usai pemeriksaan.

Airlangga memenuhi panggilan Kejagung lebih awal dari jadwal pemeriksaan yang diagendakan dimulai pukul 09.00 WIB. Berdasarkan pantauan Katadata.co.id di Gedung Bundar Jampidsus, Kejagung, Jakarta Selatan, Airlangga tiba sekitar pukul 08.24 WIB.

Airlangga turun dari mobil berwarna hitam. Ia yang mengenakan batik berwarna coklat serta celana panjang berwarna hitam hanya mengucapkan salam pada awak media di lokasi. "Selamat pagi," katanya.

Sebelumnya Ketua Umum Partai Golkar itu mangkir tanpa penjelasan dari panggilan Kejagung pada Selasa (18/7) pekan lalu. Ketut kala itu berujar Airlangga tidak memberikan keterangan apapun terkait ketidakhadirannya. Padahal, ia mengkonfirmasi kehadirannya di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung sekitar pukul 16.00 WIB.

Terkait perkara yang tengah diselidiki, Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung telah melakukan penggeledahan dan penyitaan tiga kantor tersangka korupsi ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di Medan, Sumatera Utara.  Ketiga kantor yang digeledah dan disita Kejagung ialah milik PT Wilmar Nabati Indonesia atau Wilmar Group (WG), kantor Musim Mas atau Musim Mas Group (MMG) dan kantor milik PT Permata Hijau Group (PHG).

Reporter: Ade Rosman