Hotman Sentil TPN Ganjar karena Hadirkan Romo Magnis di Sidang MK

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc.
Profesor Filsafat STF Driyarkara Franz Magnis-Suseno menjadi saksi ahli saat sidang lanjutan sengketa hasil pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (2/4/2024).
2/4/2024, 15.45 WIB

Kuasa hukum tim Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Hotman Paris Hutapea menilai langkah yang diambil tim hukum Ganjar Pranowo-Mahfud MD tak jelas.

Hal itu disimpulkan Hotman dari ahli yang dihadirkan tim hukum Ganjar-Mahfud dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilu (PHPU) yang digelar di Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa (2/4).

"(Pada persidangan) Kemarin saya sudah tertawa terpingkal-pingkal, sekarang parah lagi, parah banget," kata Hotman di Gedung MK, Jakarta Pusat, Selasa (2/4).

Pada sidang itu, tim hukum Ganjar-Mahfud menghadirkan profesor filsafat STF Driyarkara, Franz Magnis Suseno sebagai ahli. Menurut Hotman, hal tersebut tidak tepat.

"Masa 90 juta suara lebih dari Prabowo mau dibatalkan dari kesaksian pesan-pesan moral dari Romo, ini kan masalah hukum, bukan masalah pesan-pesan moral," katanya.

Selain itu, Hotman juga mempertanyakan urgensi tim hukum Ganjar-Mahfud menghadirkan dua orang psikolog. Ia beranggapan, langkah itu pun tidak tepat dalam gugatan.

Halaman:
Reporter: Ade Rosman