Paus Fransiskus Meninggal Dunia pada Usia 88 Tahun

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/tom.
Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar (kiri) mencium Pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus usai melakukan foto bersama di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (5/9/2024). Dalam kunjungannya Paus Fransiskus melihat langsung terowongan silaturahmi yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral serta menandatangani Deklarasi Bersama Istiqlal 2024: Meneguhkan Kerukunan Umat Beragama untuk Kemanusiaan.
21/4/2025, 15.15 WIB

Pemimpin Gereja Katolik, Paus Fransiskus meninggal dunia pada Senin (21/4) pagi. Pengumuman tersebut disampaikan pihak resmi Vatikan lewat Kardinal Kevin Ferrell.

Paus berusia 88 tahun itu meninggal pada pukul 07.35 waktu setempat. "Uskup roma, Fransiskus, kembali ke rumah Bapa," kata Ferrell dikutip dari Associated Press, Senin (21/4).

Pejabat Vatikan itu mengatakan, Paus telah mendedikasikan hidup kepada gereja. Ferrell juga mengatakan, Fransiskus mengajarkan umat Katolik untuk memperhatikan masyarakat miskin dan terpinggirkan.

"Kami menyerahkan jiwa Paus Fransiskus kepada kasih Tuhan yang tak terbatas dan penuh belas kasihan," katanya.

Kesehatan Paus bernama asli Jorge Mario Bergoglio itu memang memburuk belakang ini. Pada Februari 2025, Paus dilarikan ke rumah sakit akibat bronkitis. 

Kondisinya sempat memburuk akibat pneumonia, namun masa kritisnya lewat pada Maret. Ia lepas dari alat bantu pernapasan dan sempat beraktivitas meski secara terbatas.

Tahun lalu, Paus sempat mengunjungi sejumlah negara Asia Pasifik, termasuk Indonesia. Negara lain yang dikunjunginya adalah Singapura, Timor Leste, dan Papua Nugini.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.