Hasan Nasbi Mundur dari Kepala Komunikasi Presiden, Buntut Kasus Kepala Babi?
Hasan Nasbi mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO). Ia telah menandatangani surat pengunduran diri dan telah mengirimkan surat ke Presiden Prabowo Subianto.
Hasan mengatakan, dirinya telah menjalani aktivitas hari terakhirnya di PCO pada Senin (28/4). Ia mengatakan, pengunduran dirinya demi kebaikan komunikasi pemerintah di masa depan.
"Kesimpulan saya matang, sudah saatnya menepi ke luar lapangan," kata Hasan dalam akun Instagram Total Politik, Selasa (29/4). Hasan Nasbi telah mempersilakan pernyataannya di Total Politik untuk dikutip.
Dalam kesempatan tersebut, Hasan meminta maaf jika belum menjalankan tugas komunikasi seperti yang diharapkan. Selain itu, dia juga berterima kasih kepada Prabowo atas kesempatan yang diberikan.
"Jika dibutuhkan, saya akan mebantu transisi," kata Hasan.
Sebelumnya, Prabowo telah menunjuk Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi untuk menjadi juru bicaranya. Prasetyo akan berperan menjadi jubir meski tanpa pelantikan.
"Tidak perlu dilantik, kami semua diharapkan menjadi juru bicara, terutama saya sebagai Mensesneg," kata Prasetyo di Jakarta, Kamis (17/4) dikutip dari Antara.
Dia mengatakan, tidak ada perbedaan tugas dengan Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) yang dipimpin Hasan Nasbi. Prasetyo juga memastikan tak ada pergantian di lingkungan PCO.
"PCO tetap, kami diminta untuk membantu," katanya.
Hasan Nasbi sedang dalam sorotan beberapa waktu belakangan usai pernyataannya soal kiriman kepala babi itu ke Kantor Tempo.
Alih-alih memberikan dukungan kepada Tempo, Hasan malah meminta agar kiriman kepala babi itu direspons sebagai hal biasa. “Sudah, dimasak saja,” kata Hasan pada Jumat (22/3).
Pernyataannya ini menimbulkan kecaman publik. Prabowo juga menyebut kalimat yang dilontarkan Hasan tidak tepat. "Itu ucapan yang menurut saya teledor, itu ya, keliru itu, saya kira beliau menyesal," kata Prabowo dalam pertemuan bersama sejumlah Pemimpin Redaksi dan jurnalis senior di Hambalang, Bogor, Jawa Barat pada Minggu (6/4)