Fakta Terbaru yang Diungkap Polisi soal Kematian Diplomat Arya Daru
Polda Metro Jaya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) meninggalnya diplomat muda sekaligus staf Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan (ADP) di kamar kos di Menteng, Jakarta Pusat, pada 8 Juli.
"Rekan-rekan kami dari penyelidik Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya kembali melakukan olah TKP (pada Jumat, 11 Juli). Penyelidik mendatangi TKP dan melakukan olah TKP bersama-sama dengan berbagai ahli," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi di Jakarta, Jumat (11/7).
Ade Ary menjelaskan hal tersebut merupakan kolaborasi interprofesi dalam proses pengungkapan peristiwa dengan prinsip-prinsip profesional, proporsional kemudian kecermatan, kehati-hatian.
"Tim penyelidik melakukan olah TKP bersama-sama dengan yang pertama dari pihak kedokteran kepolisian, Puslabfor, Inafis Bareskrim Polri, kemudian hadir dokter dari RSCM," katanya.
Saat ini penyelidik masih menunggu hasil otopsi atau pemeriksaan organ dalam secara laboratoris dan proses pemeriksaan patologi.
"Jadi pada prinsipnya penanganan kasus ini akan kami tangani dengan sebaik-baiknya secara proporsional dan juga profesional berdasarkan SOP yang berlaku," kata Ade Ary.
Proses penyelidikan kasus itu telah diambil alih oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Karyoto menyampaikan ada sejumlah bukti yang perlu dipelajari oleh forensik, baik itu kamera pengawas atau CCTV, hasil autopsi, dan perangkat digital.
"Digital itu dari laptop dan lain-lain. Tim forensik barangkali akan membuka ponsel bisa di-trace, kemana, jam berapa, dia berhubungan dengan siapa," katanya.
Penjaga Kos Terekam CCTV Mondar-mandir di Depan Kamar Diplomat Arya Daru
Beredar video di media sosial, penjaga kos terekam CCTV mondar-mandir di depan kamar diplomat Arya Daru pada Selasa (8/7) pukul 00.27 WIB dini hari. Ia mengenakan sarung dan memegang ponsel.
Penjaga kos tampak berbicara lewat telepon sambil sesekali mengintip ke dalam kamar melalui celah pintu. Ia bahkan sempat berbalik atah dan berdiri lama di depan kamar diplomat muda Kemlu itu.
Ia kembali terekam CCTV berada di depan kamar kos Arya Daru pada pukul 5.20 WIB.
Diduga, penjaga kos diminta oleh istri Arya untuk mengecek kondisi suaminya yang tak kunjung memberi kabar.
Kepolisian mengatakan telah memeriksa lima saksi, termasuk istri korban. Selain itu, sudah menganalisis rekaman CCTV.
Kepala Diplomat Arya Daru Terlilit Lakban
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di TKP, korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal. Kepala korban tertutup atau terikat lakban, sementara tubuhnya tertutup selimut di atas kasur kamar kos nomor 105.
"Saat ditemukan, korban dalam posisi terbaring di atas kasur dengan kepala tertutup lakban dan tubuh tertutup selimut," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro di Jakarta, pada 8 Juli.
Korban yang berusia 39 tahun, ditemukan oleh penjaga kos sekitar jam 08.30 WIB, pada 8 Juli.
Polisi Targetkan Penyelidikan Kasus Kematian Diplomat Arya Selesai Seminggu
Polda Metro Jaya menargetkan penyelidikan kasus tewasnya diplomat muda sekaligus staf Kemlu Arya Daru Pangayunan selesai dalam seminggu.
"Mungkin seminggu lagi selesai. Nanti ada kesimpulan," kata Karyoto dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (11/7).
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa kasus tewasnya diplomat muda sekaligus staf Kemlu Arya Daru Pangayunan, diselidiki secara mendalam oleh kepolisian.
Pernyataan itu untuk menanggapi dorongan anggota DPR yang meminta Polri untuk mengusut tuntas kasus kematian diplomat muda tersebut. “Diminta atau tidak diminta, Polri tentunya akan melakukan penyelidikan mendalam,” kata Kapolri di Jakarta, Jumat (11/7).
Kapolri memastikan, apabila nantinya telah ditemukan bukti-bukti yang cukup, dirinya menginstruksikan anggota untuk menangani kasus ini secara maksimal.
“Apabila sudah kami temukan bukti-bukti, saya minta untuk anggota juga bergerak maksimal agar bisa segera terungkap dan (kasus ini) memang ditunggu oleh publik,”ujar dia.