Pernyataan KSAD dan Mabes Polri: Situasi Nasional hingga Jakarta Telah Kondusif
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memyatakan situasi nasional saat ini kondusif. Ia mengatakan, situasi nasional sudah membaik setelah aksi demonstrasi besar yang terjadi di sejumlah daerah terhitung sepekan ke belakang.
“Sudah (kondusif). Saya pikir sudah enggak ada masalah, mudah-mudahan,” kata Maruli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (1/9).
Kendati mengklaim situasi telah kondusif, ia membenarkan bahwa sekitaran Gedung DPR/MPR dijaga oleh TNI serta aparat kepolisian. “Semua lengkap,” kata dia.
Adapun, sudah satu minggu ke belakang aksi demonstrasi berlangsung di banyak daerah di Indonesia. Sejumlah tuntutan disuarakan massa aksi dari mulai tunjangan DPR, hingga meninggalnya seorang pengemudi ojek online yang dilindas kendaraan taktis Brimob di tengah kerusuhan.
Aksi pun meluas ke banyak daerah lainnya di Indonesia. Sedangkan Presiden Prabowo Subianto pun telah mengeluarkan instruksi agar TNI dan Polri menindak tegas perusuh di tengah aksi.
Mabes Polri menyapaikan situasi di Jakarta pasca demo sudah terkendali. Polisi menyampaikan aktivitas masyarakat sudah kembali berjalan normal saat ini.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan sejumlah masyarakat sudah bisa bekerja seperti biasa.
"Saat ini kondusif, yang kembali bekerja saat ini sudah kembali bekerja," kata Trunoyudo dalam konferensi pers di Mabes Polri Jakarta pada Senin (1/9).
Ia mengatakan Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya intensif menggelar patroli skala besar di Jakarta. Hal ini sebagai langkah pencegahan agar tidak ada gangguan keamanan susulan.
Selain patroli pencegahan rutin, polisi juga melakukan proses hukum terhadap pelanggaran. "Hal ini dilakukan secara nasional, terus dilakukan. Artinya, saat ini kondusif," ujarnya.