Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang melakukan reshuffle atau perombakan Kabinet Merah Putih.
Mahfud bahkan memberi Prabowo ‘dua jempol’ atas keputusannya itu. “Alhamdulillah, kalau saya boleh memberi isyarat atas kegembiraan saya ini saya beri dua jempol untuk Pak Prabowo,” kata Mahfud dalam siniar ‘Terus Terang’ yang disiarkan di kanal YouTube Mahfud MD Official, dikutip Rabu (10/9).
Menurutnya, dengan digantinya beberapa menteri dan wakil menteri di Kabinet Merah Putih menandakan Prabowo mulai mendengar aspirasi masyarakat. Hal itulah yang mendasari Mahfud mengapresiasi keputusan Prabowo.
“Kenapa saya katakan dua jempol, karena dengan adanya reshuffle ini yang didahului dengan penyelesaian cepat terhadap kerusuhan-kerusuhan dari demo itu, itu berarti Pak Prabowo sudah mulai mau mendengar aspirasi masyarakat sipil,” kata dia.
Ia menyatakan masalah yang terjadi salah satunya adalah karena Prabowo tidak mendengarkan dan tak memberi tanggapan atas aspirasi masyarakat. Dari hasil analisisnya, terdapat dua penyebab mengapa hal itu terjadi.
“Analisisnya dua, satu pesan ini tidak sampai ke Pak Prabowo karena terlalu ada yang memagari. Yang kedua, para menteri gak ngerti apa aspirasi masyarakat itu sesungguhnya dan bagaimana mengelolanya, sehingga macet terus,” kata Mahfud.
Prabowo melakukan perombakan Kabinet Merah Putih jilid II pada Senin (8/9). Menteri yang diganti yakni Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, Budi Gunawan; Menteri Keuangan Sri Mulyani; Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding; Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi; serta Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo.
Berikut nama-nama menteri baru yang resmi dilantik dalam reshuffle Kabinet Prabowo:
Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani.
Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi menggantikan Budi Arie. Mukhtaruddin sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, menggantikan Abdul Kadir Karding.
Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah. Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menjabat sementara Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) ad interim menggantikan Budi Gunawan. Selain itu belum diumumkan siapa yang akan menggantikan posisi Menteri Pemuda dan Olahraga.