Purbaya Bertemu Bos BI di Istana, Bahas Kans Tukar Jabatan Wamenkeu-Deputi BI?

Katadata/Fauza Syahputra
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan keterangan pada konferensi pers APBN KiTa edisi Januari 2026 di Jakarta, Kamis (8/1/2026).
21/1/2026, 13.07 WIB

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memanggil Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Warjiyo ke Wisma Negara, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (21/1).

Purbaya mengatakan, pertemuan yang diselingi dengan santap pagi itu membahas soal sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter. Ia menyebut pertemuan itu bertujuan memperkuat konsolidasi dan mempererat koordinasi antarpemangku kebijakan agar komunikasi dapat berlangsung lebih intensif.

"Tadi pagi diskusi biasa di meja makan," ujar Purbaya kepada awak media.

Pertemuan dilakukan di tengah kabar rencana pertukaran jabatan antara Thomas Djiwandono dan Juda Agung. Namun, Purbaya mengatakan persamuhan tak membahas hal tersebut.

"Kalau itu saya tidak tahu. Saya tidak mengerti. Yang jelas seluruh peraturan telah dipenuhi, jadi tidak ada masalah," ujarnya.

Konferensi Pers APBN KiTa (Foto: Katadata/Fauza Syahputra) (Katadata/Fauza Syahputra)

Purbaya mengatakan, Kementerian Keuangan fokus membenahi kebijakan fiskal dan perekonomian, sementara BI mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

Adapun BI akan mengumumkan hasil rapat dewan gubernur (RDG) pada Rabu (21/1) siang ini yang mencakup suku bunga serta evaluasi dan proyeksi inflasi hingga pertumbuhan ekonomi.

"Bahas macam-macam, biasa diskusi. Ada gubernur BI, kami lakukan sinkronisasi kebijakan, saya akan membenahi fiskal dan perekonomian, Pak Gub BI akan memastikan mengambil langkah yang perlu untuk menjaga nilai tukar," kata Purbaya kepada wartawan setelah pertemuan.

Purbaya menilai Gubernur BI sejauh ini telah melakukan langkah tepat dan mampu mengendalikan stabilitas keuangan secara keseluruhan. Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) 2020-2025 ini Prasetyo Hadi tidak memberikan arahan khusus dalam pertemuan tersebut.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu