Sirine Peringatan Banjir Bekasi Berbunyi, BPBD Sebut Tinggi Muka Air Kini Turun
Viral di media sosial alarm atau sirine peringatan banjir di Bekasi berbunyi. Namun Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kota Bekasi mencatat tinggi muka air di sejumlah pintu air di Bekasi mulai turun.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono membagikan video sirine peringatan banjir yang berbunyi. Di dalam unggahan itu, disebutkan bahwa alarm di Kali Lengkak, Bekasi Timur, Kota Bekasi berbunyi pada Rabu (28/1) malam.
"Kondisi debit air Kali Bekasi malam ini mengalami kenaikan, meski hujan tidak turun di wilayah Bekasi, alarm peringatan di beberapa titik sudah berbunyi sebagai sistem antisipasi dini" kata Tri Adhianto Tjahyono melalui akun Instagram @mastriadhianto, Rabu (28/1) malam.
Ia menyampaikan sirine yang diberikan BNPB itu bertujuan mewaspadai potensi banjir. Ia juga memastikan seluruh tim di lapangan bersiaga agar potensi banjir bisa diantisipasi. "Di Bendungan Kali Bekasi kami memastikan pengendalian debit air terkontrol,” ujar dia.
BPBD Kota Bekasi sempat menyampaikan imbauan tentang potensi banjir kiriman pada Rabu (28/1) malam.
Namun kemudian, BPBD Kota Bekasi menyampaikan tinggi muka air di pintu-pintu air mulai menurun. Arus juga mulai melemah.
"Berdasarkan hasil pemantauan terbaru BPBD Kota Bekasi, tren Tinggi Muka Air (TMA) di Pos Pantau P2C terpantau menurun dan arus air mulai melemah. Secara umum, kondisi Kota Bekasi dinyatakan aman dan terkendali," kata BPBD Kota Bekasi melalui akun Instagram @bpbd.kotabekasi.
Wali Kota Bekasi bersama Pelaksana tugas atau PLT Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi dan Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air melakukan monitoring di Bendung Prisdo Bekasi untuk memastikan kondisi tetap terkendali dan penanganan berjalan optimal.
"Meski situasi saat ini relatif stabil, masyarakat tetap diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya warga di wilayah rawan bantaran Kali Bekasi. Tetap pantau informasi resmi dan ikuti arahan petugas," kata BPBD Kota Bekasi.