Pemprov Jateng akan Fasilitasi Nobar Piala Dunia 2026
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bakal memfasilitasi kegiatan nonton bareng siaran pertandingan ajang sepak bola paling bergengsi, Piala Dunia 2026.
“Sepak bola itu olahraga yang sangat merakyat. Tidak hanya di perkotaan, di pelosok desa pun sepak bola menjadi olahraga yang paling dikenal, " kata Sekretaris Daerah Jateng Sumarno, di Semarang, seperti dikutip dari Antara, Selasa (3/2).
Ia mengimbau pemerintah kabupaten/kota memfasilitasi hal yang sama, dan berharap penayangan Piala Dunia di TVRI jadi momentum kebangkitan gairah sepak bola di tengah masyarakat Indonesia, khususnya Jateng.
Piala Dunia yang disiarkan melalui TVRI diharapkan dapat menjangkau masyarakat luas sehingga masyarakat dapat menikmati pertandingan Piala Dunia tanpa hambatan, sekaligus menumbuhkan kembali kecintaan terhadap sepak bola.
"Kami ingin menghidupkan kembali kegemaran masyarakat terhadap sepak bola," kata Sumarno.
Ia mengenang masa kecilnya saat kegiatan sepak bola antarkelurahan, antarRW, hingga tingkat kecamatan berlangsung sangat masif. Namun, aktivitas tersebut kini mulai mengalami penurunan.
Melalui momentum Piala Dunia, ia berharap semangat sepak bola rakyat dapat kembali tumbuh dan menjadi sarana menjaring bibit-bibit atlet sejak dini sehingga ke depan Indonesia mampu tampil di Piala Dunia dan meraih prestasi.
"Mudah-mudahan ini menjadi bagian dari upaya kita menjaring atlet, agar suatu saat kita (Indonesia) bisa tampil di Piala Dunia dan menjadi juara," katanya.
Kepala Stasiun TVRI Jateng Sanny Damani menyampaikan, penayangan Piala Dunia di TVRI merupakan wujud kehadiran negara untuk masyarakat.
"Ini adalah persembahan Presiden Prabowo sebagai bentuk kehadiran negara untuk negeri," katanya.
Melalui TVRI, masyarakat dapat menyaksikan Piala Dunia tanpa harus bergantung pada akses internet karena dapat disaksikan melalui TVRI Nasional, TVRI Sport, serta kanal lainnya yang dimiliki TVRI.
"TVRI memiliki empat kanal, yaitu TVRI Nasional, TVRI Sport, TVRI World, dan TVRI Daerah yang tersebar di 34 stasiun penyiaran di seluruh Indonesia," katanya.