Prabowo Siapkan Pembuatan Lembaga Kelola Dana Umat, Berpotensi Kelola Rp 500 T

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa.
Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (6/8/2025).
7/2/2026, 16.43 WIB

Presiden Prabowo Subianto menyiapkan pembentukan lembaga untuk mengelola dana umat. Dia juga mengatakan, potensi pengelolaan dana tersebut bisa mencapai ratusan triliun.

Rencana ini disampaikan Prabowo dalam acara pelantikan kepengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta, Sabtu (7/2). Dia juga telah mendapatkan laporan dari Menteri Agama Nasaruddin Umar soal rencana tersebut.

"Saya mendapatkan laporan dari Menteri Agama, kalau semua dikelola dengan baik, jumlahnya minimal bisa Rp 500 triliun dalam satu tahun," kata Prabowo. Meski demikian, Prabowo belum menjelaskan mekanisme pengumpulan dana tersebut.

Dalam acara tersebut, Prabowo juga menjanjikan lahan di depan Bundaran Hotel Indonesia (HI) untuk digunakan MUI. Prabowo mengatakan, lahan tersebut memiliki luas 4.000 meter persegi. Dia juga mengatakan, selain MUI, lembaga-lembaga hingga organisasi masyarakat Islam bisa menggunakan lahan tersebut.

"Kita akan bangun gedung, terserah Menteri Agama (rencana pembangunannya), rencananya 40 lantai," kata Prabowo

Prabowo mengatakan, pemberian lahan ini merupakan hasil masukan dari Nasaruddin Umar. Prabowo mengatakan, Nasaruddin pernah menyampaikan kepadanya bahwa alamat MUI saat ini tidak jelas.

"Saya juga tidak tahu persis di mana kantor MUI. Tapi nanti, kantor-kantor institusi Islam akan ada di jantung Ibu Kota," katanya.

Prabowo berharap kawasan Bundaran HI tak hanya diisi oleh hotel hingga pusat perbelanjaan. "Tapi nanti ada gedung yang akan diperuntukkan lembaga-lembaga Islam," katanya.


Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.