Kualitas Udara Batam, Bandung, dan Tangerang Paling Sehat di RI Hari Ini

ANTARA FOTO/Teguh Prihatna/rwa.
Kapal feri dari Singapura melintas di perairan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Nongsa, Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (22/11/2025).
3/3/2026, 07.42 WIB

Batam, Bandung, Tangerang, dan sejumlah wilayah lainnya tercatat memiliki kualitas udara tergolong sehat pagi ini, Selasa (3/3). Dari pantauan situs IQAir pukul 07.10 WIB, kualitas udara wilayah-wilayah ini mencatatkan poin AQI kurang dari 50.

Kualitas udara yang tergolong baik dinilai menjadi waktu yang tepat untuk beraktivitas di luar ruangan.

"Ini adalah waktu yang ideal untuk melakukan aktivitas di luar ruangan dengan sedikit atau tanpa risiko yang ditimbulkan oleh udara yang dihirup," demikian pernyataan IQAir, dikutip pada Selasa (3/3).

Berikut daftar kota di Indonesia dengan kualitas udara terbaik pada Selasa (3/3) pagi:

  1. Batam, Kepulauan Riau, dengan poin AQI 0 atau dalam kategori baik
  2. Bandung, Jawa Barat, dengan poin AQI 17 atau dalam kategori baik
  3. Tangerang, Banten, dengan poin AQI 37 atau dalam kategori baik
  4. Tangerang Selatan, Banten, dengan poin AQI 42 atau dalam kategori baik
  5. Serpong, Banten, dengan poin AQI 43 atau dalam kategori baik
  6. Badung, Bali, dengan poin AQI 44 atau dalam kategori baik
  7. Jakarta, dengan poin AQI 44 atau dalam kategori baik

Di sisi lain, kualitas udara Kota Pontianak, Kalimantan Barat, ttercatat paling buruk di Indonesia pagi ini. Dengan poin AQI 193, kualitas udara Pontianak tergolong tidak sehat.

Pada kualitas udara yang tidak sehat, masyarakat umum terutama kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, orang hamil, atau penderita penyakit jantung dan paru rentan mengalami efek kesehatan.

“Ketika kualitas udara dikategorikan tidak sehat, masyarakat umum, terutama kelompok yang sensitif, mungkin mulai mengalami efek kesehatan,” demikian dikutip dari laman IQAir.

IQAir menyarankan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan dalam kondisi ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG juga beberapa kali mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, khususnya jika berada di lokasi dengan tingkat pencemaran udara tinggi.

Sementara di lingkup global, kota besar dengan kualitas udara terburuk bahkan mencapai kategori berbahaya, tepatnya di Lahore, Pakistan. Berikut daftarmya:

  1. Lahore, Pakistan, dengan poin AQI 358 atau dalam kategori berbahaya
  2. Dhaka, Bangladesh, dengan poin AQI 220 atau dalam kategori sangat tidak sehat 
  3. Beijing, Cina, dengan poin AQI 195 atau dalam kategori tidak sehat
  4. Delhi, India, dengan poin AQI 192 atau dalam kategori tidak sehat
  5. Kinshasa, Republik Demokratik Kongo, dengan poin AQI 172 atau dalam kategori tidak sehat

Berbanding terbalik dengan kondisi tersebut, Kota Batam di Indonesia justru memiliki kualitas udara paling sehat di dunia dengan poin AQI 0. Berikutnya. disusul Canberra di Australia dengan poin AQI 4 dan Lake City di Amerika Serikat dengan poin AQI 5.

Indeks AQI merupakan konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Rumus indeks umumnya mempertimbangkan enam polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.

Kategori baik memiliki rentang skor AQI 0-50, kategori sedang memiliki rentang skor 51-100, dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang skor 101-15o.

Sedangkan kategori tidak sehat dengan rentang skor AQI di angka 151-200, kategori sangat tidak sehat 200-299, dan kategori berbahaya pada rentang 300-500.

Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.  Sementara itu, kualitas udara kategori berbahaya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Ajeng Dwita Ayuningtyas