Hashim Sebut Prabowo Nilai Program 3 Juta Rumah Berjalan Lambat

ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/rwa.
Foto udara kompleks perumahan KPR subsidi di Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/8/2025).
16/3/2026, 15.57 WIB

Presiden Prabowo Subianto mengatakan perkembangan program tiga juta rumah terkesan lambat. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat menemui Ketua Satuan Tugas Perumahan Hashim Djojohadikusumo.

Hashim mengatakan lambatnya pencapaian program 3 juta rumah disebabkan masalah birokrasi. Prabowo ingin pembangunan 3 juta rumah bisa berjalan setiap tahun dan bukan baru tercapai pada 2029.

"Saya jelaskan ke Presiden bahwa alasan lambatnya pencapaian target 3 juta rumah per tahun adalah Kementerian Perumahan baru berumur 1 tahun. Namun Presiden ingin target ini cepat dicapai," kata Hashim di kawasan proyek Rusun Stasiun Manggarai, Senin (16/3).

Walau demikian, Hashim menilai keterlibatan pihak lain seperti PT Kereta Api Indonesia dapat mempercepat pencapaian pembangunan 3 juta rumah. Sebab, KAI memiliki portofolio aset di lokasi strategis yang cocok menjadi porperti berkonsep pengembangn berorientasi transportasi atau TOD.

KAI telah memulai proses pembangunan rusun di empat lokasi berbeda, yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Semarang. Seluruh rusun tersebut dibangun di atas aset KAI yang dekat dengan stasiun, yakni Stasiun Manggarai Jakarta, Stasiun Kiaracondong Bandung, Stasiun Gubeng SUrabaya, dan Jl. Kariadi Semarang.

"Saya bisa laporkan ke Presiden target 3 juta rumah segera terwujud dengan partisipasi KAI," katanya.

Sedangkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan, banyaknya masyarakat yang memiliki rumah layak huni menjadi salah satu ukuran keberhasilan kepala daerah dalam memimpin wilayahnya. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kepala daerah mendukung Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

“Kalau kepala daerahnya nggak bisa membuat rakyatnya punya rumah, makin banyak yang nggak punya rumah, gagal kepala daerah itu,” kata Tito di Kantor Wali Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar), Selasa (3/3).


Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Andi M. Arief