Polusi Udara di Tangerang Selatan Terburuk se-Indonesia Pagi Ini
Polusi udara di Tangerang Selatan, Banten, tercatat menjadi yang paling buruk di Indonesia pagi ini. Berdasarkan pantauan situs IQAir pukul 07.00 WIB, poin AQI Tangerang Selatan mencapai 153 atau tergolong kualitas udara tidak sehat.
Pada kualitas udara yang tidak sehat, masyarakat umum terutama kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, orang hamil, hingga penderita penyakit jantung dan paru rentan mengalami efek kesehatan.
“Ketika kualitas udara dikategorikan tidak sehat, masyarakat umum, terutama kelompok yang sensitif, mungkin mulai mengalami efek kesehatan,” demikian penjelasan IQAir, dikutip pada Rabu (15/4).
IQAir menyarankan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan dalam kondisi ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga beberapa kali mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, khususnya jika berada di lokasi dengan tingkat pencemaran udara tinggi.
Berikut daftar lima kota di Indonesia dengan kualitas udara terburuk pagi ini:
- Tangerang Selatan, Banten, dengan poin AQI 153 atau dalam kategori tidak sehat.
- Tangerang, Banten, dengan poin AQI 132 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
- Jakarta, dengan poin AQI 97 atau dalam kategori sedang.
- Bandung, Jawa Barat, dengan poin AQI 94 atau dalam kategori sedang.
- Badung, Bali, dengan poin AQI 91 atau dalam kategori sedang.
Sementara itu, Kota Pekanbaru di Riau dan Kota Semarang di Jawa Tengah memiliki kualitas udara paling sehat pagi ini dengan poin AQI 52. Namun kualitas udara keduanya masih termasuk kategori sedang.
Di lingkup global, kota besar dengan kualitas udara terbaik memiliki poin AQI 4, tepatnya di Seattle, Amerika Serikat. Kemudian disusul Vancouver di Kanada dengan poin 7, dan Portland di Amerika Serikat dengan poin AQI 8. Kualitas udara ketiganya tergolong baik.
Kualitas udara yang tergolong baik dinilai menjadi waktu yang tepat untuk beraktivitas di luar ruangan. "Ini adalah waktu yang ideal untuk melakukan aktivitas di luar ruangan dengan sedikit atau tanpa risiko yang ditimbulkan oleh udara yang dihirup," demikian pernyataan IQAir.
Berbanding terbalik dengan keadaan tersebut, kualitas udara di Lahore, Pakistan, tergolong sangat tidak sehat dan menjadi yang terburuk di dunia pagi ini. Berikut daftarnya:
- Lahore, Pakistan, dengan poin AQI 401 atau dalam kategori berbahaya.
- Chiang Mai, Thailand, dengan poin AQI 180 atau dalam kategori tidak sehat.
- Delhi, India, dengan poin AQI 176 atau dalam kategori tidak sehat.
- Dakar, Senegal, dengan poin AQI 174 atau dalam kategori tidak sehat.
- Kathmandu, Nepal, dengan poin AQI 169 atau dalam kategori tidak sehat.
Indeks AQI merupakan konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Rumus indeks mempertimbangkan enam polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.
Angka AQI keseluruhan pada waktu tertentu ditentukan oleh polutan paling berisiko dengan angka AQI paling tinggi. Indeks AQI berkisar dari 0 sampai 500 dengan pembagian enam kategori.
Kategori baik memiliki rentang skor AQI 0-50, kategori sedang memiliki rentang skor 51-100, dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang skor 101-15o.
Sementara kategori tidak sehat dengan rentang skor AQI di angka 151-200, kategori sangat tidak sehat 200-299, dan kategori berbahaya pada rentang 300-500.
Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Sementara itu, kualitas udara kategori berbahaya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.