Menteri PU Dody Stres saat Kejaksaan Geledah Kantornya, Ungkap soal Tersangka
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan dirinya stres saat kantornya digeledah Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta pada 9 April. Ia juga menduga sudah ada tersangka terkait kasus dugaan penyelewengan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk pembangunan pendopo di area kementerian.
Ada beberapa ruangan Gedung Direktorat Sumber Daya Air (SDA) dan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, yang diperiksa, termasuk ruangan menteri dan wakil menteri.
Dody menjelaskan penggeledahan berawal dari laporan Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum Wida Nurfaidad dan Inspektur Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum Maulidya Indah Junica. Dody menduga keduanya telah mendapatkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyedikan atau SP2HP terkait laporan oleh Kejati DKI Jakarta.
"Mungkin SP2HP sudah di dia, tetapi saya belum diberitahu," kata Dody di kantornya, Jumat (17/4).
Dody menyampaikan Wida dan Maulidya melaporkan dugaan tindak pidana korupsi ke Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah. Namun Dody tidak mengetahui alur selanjutnya yang menyebabkan penyelidikan dilimpahkan ke Kejati DKI Jakarta.
Oleh karena itu, Dody menekankan dirinya tidak mengetahui bahwa kantornya akan digeledah oleh Kejati DKI Jakarta pada awal bulan ini, Kamis (9/4).
“Saya juga stres saat penggeledahan, bukannya saya senang-senang ada ruangan yang digeledah di kompleks kantor. Namun sampai sekarang saya belum mendapatkan SP2HP,” ujarnya.
Dody mencatat ada 16 barang yang diserahkan kantornya ke aparat penegak hukum usai penggeledahan. Kebanyakan barang yang diambil berupa catatan buku, tanpa banyak dokumen lain yang signifikan.
Meski demikian, Dody belum mampu mengungkap lebih jauh permasalahan itu. “Saya sudah lapor ke Presiden untuk pengugasan (pemeriksaan ini), saya izinkan penyelidik masuk ke ruangan supaya tidak ada kesan tebang pilih,” kata dia dalam konferensi pers di kantornya, Jumat (10/4).
Selain itu, terdapat satu unit komputer yang turut diamankan. Berdasarkan laporan yang ia baca dari tim Biro Umum, perangkat diduga diambil dari lantai tiga gedung kementerian.
Penggeledahan terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pada beberapa item kegiatan Tahun Anggaran 2023-2024, kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta, Dapot Dariarma dalam keterangannya di Jakarta, pada 9 April.