Respons KSP Qodari soal Kabar Digeser Jadi Jubir Presiden dan Kepala Bakom

ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/YU
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari memberikan keterengan pers di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/4/2026).
27/4/2026, 12.11 WIB

Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari angkat bicara soal kemungkinan dirinya digeser menjadi Juru Bicara Presiden sekaligus Kepala Bakom. Qodari mengatakan hal tersebut merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.

"Itu semua prerogatif Presiden. Kita tunggu saja perkembangan dari Bapak Presiden," kata Qodari dalam pesan singkat, Senin (27/4).

Qodari kabarnya akan digantikan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, yang saat ini merupakan Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Katadata dari beberapa sumber dan pejabat, Presiden akan mengganti sejumlah pos, mulai dari kepala badan, menteri-menteri, hingga menteri koordinator (menko).

"Reshuffle dilakukan bertahap, awalnya adalah kepala badan. Waktu pengumumannya kemungkinan besar pada Senin besok," kata seorang sumber pada Minggu (26/4).

Informasi yang diperoleh Katadata, beberapa pos kepala badan yang akan diganti adalah Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), dan Kepala Badan Karantina Nasional. Muhammad Qodari, Kepala KSP, akan bergeser menjadi Juru Bicara Presiden sekaligus Kepala Bakom.

Sedangkan Kepala KSP akan dijabat oleh Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, yang saat ini merupakan Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional. Adapun, Kepala Badan Karantina akan ditempati oleh Abdul Kadir Karding, politisi PKB yang sempat menjabat Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) 2024-2025.

Selain itu, mantan Kepala PCO (President Communication Office) Hasan Nasbi bakal memangku jabatan baru sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Saat dikonfirmasi, Hasan Nasbi mengatakan belum bisa mengonfirmasi kabar tersebut. "Saya belum bisa mengonfirmasi. Kita tunggu pengumuman resmi saja," ujarnya kepada Katadata, Minggu (26/4).

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu