Nadiem Tidak Hadir dalam Sidang Hari Ini, Dirawat di Rumah Sakit
Menteri Pendidikan, Budaya, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim tak menghadiri sidang lanjutannya pada hari ini. Ini karena Nadiem harus menjalani tindakan medis sejak Sabtu (25/4).
Jaksa Penuntut Umum Roy Riady menyerahkan surat sakit Nadiem kepada hakim. Roy mengatakan, tindakan medis tersebut akan diikuti observasi yang membuat Nadiem harus dirawat di Rumah Sakit Abdi Waluyo selama sembilan hari
Walau demikian, Roy menyebutkan proses persidangan mungkin dilanjutkan berdasarkan Pasal 201 Undang-Undang No. 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana.
"Dari surat dan resume keterangan dokter tidak menyebutkan kapan operasi terhadap Nadiem dilakukan, namun disebutkan beberapa tindakan dari hari pertama sampai hari kesembilan," kata Roy di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (27/4).
Penasihat Hukum Nadiem, Ari Yusuf Amir mengatakan pihaknya telah mendapatkan persetujuan lisan dari Nadiem agar proses persidangan terus berlanjut. Namun, Nadiem tetap memerlukan fasilitas steril pasca perawatan di RS Abdi Waluyo selesai.
Nadiem telah melakukan empat kali operasi untuk menyembuhkan penyakitnya sepanjang persidangan. Karena itu, Ari kembali memohon penangguhan tahanan terhadap kliennya ke majelis hakim hari ini.
"Kalau setelah operasi Nadiem sakit lagi, operasi akan menjadi percuma dan akan membahayakan keselamatan jiwa klien kami," katanya.
Penasihat Hukum Nadiem telah melakukan permohonan penangguhan tahanan sejak Februari 2026. Sebelumnya, Penasihat Hukum Nadiem, Zaid Mushafi menjelaskan permintaan penangguhan disampaikan demi keselamatan kliennya.
Zaid menjelaskan penangguhan tahanan atau perubahan status tahanan menjadi penting agar Nadiem bisa mendapatkan pelayanan yang cukup.
Merujuk ketentuan, majelis hakim dapat mengubah status tahanan Nadiem dari penahanan fisik di rumah tahanan menjadi tahanan kota atau tahanan rumah. Jika menjadi tahanan kota, Nadiem tidak bisa keluar dari kota tertentu, sementara itu Nadiem tidak bisa keluar rumahnya jika menjadi tahanan rumah.