Festival Kuliner Mangkunegaran Makan-Makan Dibuka, Ada Nuansa Harry Potter

Rahayu Subekti I Katadata
Festival kuliner Mangkunegaran MakaN-MakaN resmi dibuka pada Jumat (1/5). Festival ini digelar untuk memperingati Ulang Tahun Pura Mangkunegaran ke-269.
1/5/2026, 20.05 WIB

Mangkunegaran MakaN-MakaN resmi dibuka pada Jumat (1/5) sore. Festival kuliner ini digelar untuk merayakan Ulang Tahun Pura Mangkunegaran ke-269. Pembukaan ditandai dengan prosesi pembagian kue apem di lokasi festival yaitu Pamedan Mangkunegaran, lapangan hijau, di depan Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah.

“Prosesi pembagian apem itu sebetulnya adalah bagian dari rangkaian yang bernama Boga Samromo. Itu kegiatan rutin yang dilakukan oleh kami setiap Sabtu Pon dan juga di setiap acara-acara tertentu yang besar seperti ini. Maknanya sebetulnya berbagi untuk sesama atau berbagi berkah,” kata Gusti Raden Ajeng Ancillasura Marina Sudjiwo atau kerap disapa Gusti Sura usai upacara pembukaan, Jumat (1/5).

Ada 10 rasa kue apem yang dibagikan kepada pengunjung dalam acara yang juga didukung oleh Bank Permata, Katadata, dan Yayasan DNC tersebut. Gusti Sura menjelaskan, ragam rasa kue mengikuti perkembangan zaman.

“Tradisi ini kami bawa untuk lebih berkembang seperti sekarang dan relevan dengan zaman sekarang dengan ada berbagai rasa yang rasanya seperti ada di zaman saat ini. Ada coklat, rasa pandan, ada apem rasa teh,” ujarnya.

Dia berharap, festival yang menghadirkan lebih dari 80 tenant -- kuliner dan non-kuliner -- ini bisa menjadikan perayaan ulang tahun Pura Mangkunegaran atau Adeging Mangkunegaran sebagai perayaan bersama. “Tentu harapan lainnya adalah supaya acara ini terus ada dan semakin terus bisa dilestarikan budayanya,” kata Gusti Sura.

Festival yang digelar pada 1-3 Mei 2026 ini terbuka untuk umum dan tanpa biaya masuk alias gratis. Masyarakat bisa membeli dan menikmati kuliner Abdi Dalem, misalnya tahu petis keprabon, trimo manyar, jenang Bu Nik, hingga pawon cenik.

Sederet warung atau restoran legendaris juga ikut dalam festival ini. Sebut saja Getuk Trio yang sudah ada sejak 1958 dan Rawon Penjara yang sudah ada sejak 1970-an.

Nuansa Harry Porter di Acara Mangkunegaran

Gusti Sura senang atas antusiasme dan kesan positif masyarakat terhadap acara Adeging Mangkunegaran kali ini, termasuk tentang suasana acara yang disebut-sebut seperti di film Harry Potter. “Saya lihat tadi di sosial media, banyak yang menyebutkan bahwa rasanya seperti lagi di tempatnya Harry Potter,” ujarnya.

Dia tidak heran jika ada masyarakat merasa demikian. Sebab, perayaan Adeging Mangkunegaran tahun ini mengambil ikon kuda. “Seperti yang bisa teman-teman lihat di depan Ngarsopuro (koridor jalan di depan Pura Mankunegaran) maupun di sini banyak gambar kuda,” ucapnya.

Division Head Corporate Communications Permata Bank Glenn Ranti yang juga menghadiri langsung pembukaan Mangkunegaraan Makan-Makan mengaku senang melihat antusiasme warga Solo. Terlebih, banyak sekali tenant makanan yang bisa dinikmati masyarakat.

“Lebih dari 100 tenant kuliner legendaris UMKM dari Solo dan sekitarnya yang telah berpartisipasi di acara Mangkunegaran Makan-Makan yang dimulai pada hari ini,” kata Glenn.

Glenn mengatakan kehadiran Permata Bank di acara Adeging Mangkunegaran ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan. Khususnya untuk terus menghadirkan nilai yang bermakna bagi nasabah, komunitas, dan masyarakat luas melalui kolaborasi yang memberikan manfaat nyata.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Rahayu Subekti